1. Apa yang dimaksud dengan inflasi dan pengangguran? 2. Bagaimana kurva Phillips menjelaskan keterkaitan antara inflasi dan pengangguran dalam teori ekonomi? 3. Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi dan pengangguran? ISI
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum. Dampaknya, daya beli masyarakat menurun karena uang yang sama hanya bisa membeli lebih sedikit barang. Hal ini merugikan terutama jika pendapatan tetap. Inflasi juga memengaruhi ekspor dan impor—ekspor menurun, impor meningkat—yang berdampak pada berkurangnya pendapatan perusahaan, meningkatnya PHK, dan naiknya angka pengangguran. Jika tidak segera ditangani, inflasi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan membuat banyak perusahaan tutup. INFLASI DAN PENGANGGURAN INFLASI
Pengangguran adalah kondisi saat seseorang dalam usia kerja aktif mencari pekerjaan, tapi belum mendapatkannya. Penyebab utamanya meliputi: Pertumbuhan angkatan kerja lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi. SDM tidak sesuai kebutuhan pasar kerja. Kurangnya lapangan pekerjaan. Minimnya pemahaman dunia kerja dan minat kerja. INFLASI DAN PENGANGGURAN PENGANGGURAN
Oleh Karena Itu tingginya harga (inflasi) maka untuk memenuhi permintaan tersebut produsen meningkatkan kapasitas produksinya dengan menambah tenaga kerja (tenaga kerja merupakan satu-satunya input yang dapat meningkatkan output). Akibat dari peningkatan permintaan tenaga kerja maka dengan naiknya harga-harga (inflasi) akan mengurangi pengangguran. KETERKAITAN MENURUT KURVA PHILIPS
Faktor Terjadinya Inflasi dan Pengangguran Inflasi : Demand Pull Inflation: Kenaikan permintaan barang dan jasa yang cepat , seperti menjelang hari raya , menyebabkan harga barang naik. Cost Push Inflation: Kenaikan harga bahan mentah atau gangguan distribusi ( misalnya bencana alam ) menyebabkan harga barang dan jasa naik. Pengangguran : Turunnya Perekonomian : Penurunan daya beli mengarah pada pengurangan produksi dan pemecatan pekerja . Perubahan Struktur Perekonomian : Kemajuan teknologi dan peralihan sektor ( misalnya dari pertanian ke industri ) mengurangi lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang tidak terampil . Kesulitan Mencari Pekerjaan : Kualifikasi tinggi yang dibutuhkan perusahaan dan keterbatasan informasi pekerjaan menyebabkan kesulitan mencari kerja .