ETIKA DALAM PENELITIAN DAN PENULISAN ILMIAH MEET 2
Definisi etika Etika adalah norma atau standart prilaku yang memandu pilihan moral mengenai perilaku kita dan hubungan kita dengan orang lain. ETIKA PENELITIAN Persoalan norma (standar) yang harus digunakan sebagai pedoman dan sekaligus nilai - nilai luhur boleh / tdk boleh ; Benar / salah Secara teoritis peneliti : Etika deontologi yang benar Etika konsekuensi yang membawa kebaikan bagi banyak orang. Tanggung jawab peneliti mengasah kemampuan memahami perasaan, pemikiran, & perilaku dgn berbagai cara keuntungan kemanusiaaan. Peneliti bertanggung jawab secara legal segala hal yang terjadi pada subjek .
tujuan T ujuannya adalah agar tidak seorangpun yang tersakiti atau menderita sebagai konsekuensi daripada kegiatan penelitian.
Definisi Penelitian Penelitian adalah suatu proses penjelajahan / penemuan. Dalam banyak hal, proses dan metodologi mencari pengetahuan adalah sebagai hasil yang nyata dari pencarian dan temuan tersebut Jadi dapat disimpulkan bahwa etika penelitian adalah suatu ukuran dari tingkah laku dan perbuatan yang harus dilakukan/diikuti oleh seseorang peneliti dalam memperoleh data-data penelitiannya yang disesuaikan dengan adat istiadat masyarakat ditempat ia meneliti
SISTIM ETIKA PENELITIAN
Prinsip etik dalam penelitian kesehatan
Perlakuan Etis Periset
Kode dan kebijakan etik penelitian Kejujuran Upaya untuk kejujuran dalam semua komunikasi ilmiah. Jujur laporan data, hasil, metode dan prosedur, dan status publikasi. Jangan mengarang, memalsukan, atau menggambarkan data. Jangan menipu rekan, pemberian lembaga, atau masyarakat. Obyektifitas Upayakan untuk menghindari bias dalam rancangan percobaan, analisis data, interpretasi data, peer review, keputusan personil, hibah menulis, kesaksian ahli, dan aspek lain penelitian di mana objektivitas yang diharapkan atau diperlukan. Menghindari atau meminimalkan bias atau penipuan diri sendiri. Mengungkapkan informasi pribadi atau kepentingan keuangan yang dapat mempengaruhi penelitian .
Integritas Anda menepati janji dan perjanjian; bertindak dengan ketulusan; memperjuangkan konsistensi pemikiran dan tindakan . Kejelian Hindari kesalahan ceroboh dan kelalaian, hati-hati dan kritis memeriksa karya Anda sendiri dan pekerjaan rekan-rekan Anda. Menyimpan catatan baik kegiatan penelitian, seperti pengumpulan data, desain penelitian, dan korespondensi dengan lembaga-lembaga atau jurnal. Keterbukaan Berbagi data, hasil, ide, peralatan, sumber daya. Terbuka untuk kritik dan ide-ide baru .
Menghargai Kekayaan Intelektual Mulia paten, hak cipta, dan bentuk-bentuk kekayaan intelektual. Jangan menggunakan data yang tidak diterbitkan, metode, atau hasil tanpa izin. Memberikan kredit dimana kredit ini jatuh tempo. Berikan pengakuan yang tepat atau kredit untuk semua kontribusi terhadap penelitian. Jangan menjiplak. Kompetensi Mempertahankan dan meningkatkan kompetensi profesional Anda sendiri dan keahlian melalui pendidikan seumur hidup dan pembelajaran; mengambil langkah-langkah untuk mempromosikan kompetensi dalam ilmu pengetahuan secara keseluruhan. Legalitas Tahu dan mematuhi hukum yang relevan dan kebijakan kelembagaan dan pemerintah .
Per lindungan Hewan Tampilkan tepat menghormati dan merawat hewan apabila menggunakan mereka dalam penelitian. Jangan melakukan percobaan hewan yang tidak perlu atau buruk dirancang. Manusia Subjek Perlindungan Ketika melakukan penelitian pada subyek manusia, meminimalkan kerugian dan risiko dan memaksimalkan manfaat; menghormati martabat manusia, privasi, dan otonomi; mengambil tindakan khusus dengan populasi rentan; dan berusaha untuk mendistribusikan manfaat dan beban penelitian yang cukup
Ragam Karya Ilmiah Buku (buku ajar/handbooks, buku referensi, buku monograf, buku profesional, buku populer/ “trade” books) Diktat (bahan ajar ) dan Modul (bagian dari bahan ajar) Artikel ilmiah (jurnal), artikel populer (media massa), dan artikel dalam book chapter Makalah untuk seminar, konferensi, diskusi ilmiah, prosiding, karya pengabdian pada masyarakat, dan lainnya Skripsi, tesis, disertasi dan lainnya Proposal dan laporan hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat Dan lainnya
Tipologi Pelanggaran Etika Karya Ilmiah
Dalam dokumen karya ilmiah, sering ditemukan adanya pelanggaran etika penulisan karya ilmiah yang bisa berakibat fatal bagi penulis dan institusi. Jenis-jenis pelanggaran etika ilmiah: Plagiasi ( plagiasi parsial/total, autoplagiasi, plagiasi antarbahasa) Fabrikasi (menciptakan data sendiri yang tidak sesuai dengan kenyataan) Falsifikasi (kesalahan dalam mengutip, membaca dan interprestasi teori, model, data, hasil, dan lainnya baik sengaja maupun tidak sengaja) Manipulasi (data, teori dan hasil riset ) demi memenuhi tujuan & hipotesis/proposisi
1. Plagiasi Menurut Permen Pendidikan RI No.17 tahun 2010: Plagiat merupakan perbuatan senagaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai ” Plagiasi merupakan tindakan menjiplak, mencuri atau mengambil ide, hasil karya atau tulisan orang lain , baik seluruh, sebagian besar maupun sebagian kecil, untuk jadi ide atau karya tulisan sendiri tanpa menyebutkan nama penulis dan sumber aslinya (Lako, 2012).
Tindakan Plagiarisme
Falsifikasi adalah upaya seorang penulis dengan cara mengubah atau merekayasa suatu data, informasi, teori, temuan riset atau pernyataan dari suatu sumber agar sesuai dengan keinginannya menyimpulkan suatu hasil riset, merumuskan teori, proposisi dan hipotesis yang dibangun, atau pernyataan yang menjadi keyakinan penulis 2. FALSIFIKASI
Jenis Falsifiaksi
Fabrikasi adalah upaya yang dilakukan seorang periset atau penulis karya ilmiah dengan cara menciptakan atau memproduksi data-data fiktif atau membuat suatu informasi fiktif yang sebenarnya tidak ada . 3. FABRIKASI
Pemicu Pelanggaran Etika Penulisan Karya Ilmiah Keterbatasan waktu penyelesaian suatu karya ilmiah karena deadline . Hal ini mendorong seorang penulis melakukan copy paste karya orang lain atau melakukan fabrikasi. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman penulis terhadap isu-isu plagiarisme, falsifikasi dan pabrikasi Kurangnya perhatian dari pembimbing atau penelahaan dalam proses pembimbingan atau penelaahan karya ilmiah. Penulis ingin produktif, cepat naik jabatan (JAFA), terkenal dan meningkat penghasilannya sehingga menghalalkan cara-cara ilmiah yang tidak etis
DAMPAK NEGATIF PELANGGARAN ETIKA KARYA ILMIAH Ingat peribahasa, “sepandai-pandai tupai meloncat, akhirnya jatuh juga!”. Maka, jangan sekali-sekali melakukan pelanggaran etika dalam penelitian dan penulisan karya ilmiah karena akibatnya fatal.
STRATEGI PENCEGAHAN PELANGGARAN ETIKA PENULISAN KARYA ILMIAH Menerbitkan buku pedoman kode etik dan etika penulisan serta strategi penulisan karya ilmiah yang baik dan benar serta berkualitas. Edukasi dan pelatihan berkelanjutan kepada para dosen dan mahasiswa serta masyarakat luas tentang kode etik dan strategi penulisan karya ilmiah akademik yang baik dan benar serta b erkualitas .... Membentuk tim reviewer atau editor yang kompeten dan berintegritas untuk menelaah kualitas dan substansi dari karya-karya ilmiah yang dihasilkan sebelum dipublikasikan ke masyarakat luas Mewajibkan semua karya ilmiah bebas unsur-unsur pelanggaran etika penulisan karya akademik, dan memberikan sanksi berat bagi para pelanggarnya. Dinyatakan dalam Surat Pernyataan
Perguruan Tinggi (PT) wajib mengunggah semua karya ilmiah yang dihasilkan atau mewajibkan seluruh civitas akademika mengunggah karya-karya ilmiah yang dihasilkan . Pimpinan PT perlu mewajibkan mahasiswa dan dosen menggunakan alat/aplikasi pendeteksi plagiarisme, serta aplikasi endnote atau sejenisnya untuk penulisan pengutipan dan rujukan dalam Daftar Pustaka.... Mewajibkan para dosen memahami dan menghasilkan karya-karya ilmiah yang bebas unsur-unsur pelanggaran etika ilmiah. Hanya dosen-dosen yang memenuhi kualifikasi tersebut yang diperbolehkan membimbing skripsi, tesis atau disertasi mahasiswa