Riset Pemasaran dalam Bisnis Ritel pertemuan 3 pptx

EdwinSugestiNasution1 0 views 26 slides Oct 05, 2025
Slide 1
Slide 1 of 26
Slide 1
1
Slide 2
2
Slide 3
3
Slide 4
4
Slide 5
5
Slide 6
6
Slide 7
7
Slide 8
8
Slide 9
9
Slide 10
10
Slide 11
11
Slide 12
12
Slide 13
13
Slide 14
14
Slide 15
15
Slide 16
16
Slide 17
17
Slide 18
18
Slide 19
19
Slide 20
20
Slide 21
21
Slide 22
22
Slide 23
23
Slide 24
24
Slide 25
25
Slide 26
26

About This Presentation

3


Slide Content

Riset Pemasaran dalam Bisnis Ritel Edwin Sugesti Nasution, SE. MM

Riset Pemasaran Pengertian Riset Pemasaran Riset pemasaran adalah kegiatan mencari , menganalisis , dan menyimpulkan data untuk membuat strategi pemasaran lebih valid dan sesuai tujuan perusahaan . Philip Kotler Menurut Philip Kotler, Riset Pemasaran adalah suatu perancangan , pengumpulan , analisis , dan pelaporan yang sudah tersistematis dari data atau berbagai penemuan yang relevan dengan adanya situasi pemasaran tertentu yang telah dihadapi oleh perusahaan . Robby Susatyo Menurut Robby Susatyo , Riset Pemasaran adalah suatu pengidentifikasian yang lebih objektif dan tersistematis , yang akan dilanjutkan dengan pengumpulan . analisis , dan perangkaian beberapa informasi yang bertujuan agar dapat memperbaiki dalam pengambilan keputusan yang masih berkaitan dengan solusi permasalahan dan penentuan berbagai peluang dalam proses pemasaran .

Apa Itu Riset Pemasaran dalam Bisnis Ritel ? Riset pemasaran adalah Proses pengumpulan dan analisis data untuk memahami pasar, kebutuhan dan preferensi konsumen , serta pesaing dalam bisnis ritel .

Apa Itu Riset Pemasaran dalam Bisnis Ritel ? riset pemasaran melibatkan - analisis pasar, - konsumen , - tren , - evaluasi pesaing untuk menginformasikan keputusan pemasaran dan pengembangan produk . Dengan melakukan riset pemasaran yang komprehensif , peritel dapat mengoptimalkan peluang pasar, memahami kebutuhan konsumen , dan meningkatkan keuntungan bisnis .

Pentingnya Riset Pemasaran Riset pemasaran dapat membantu untuk menentukan segmentasi pasar sehingga manfaat dan tujuan produk dapat tersampaikan . riset memberikan berbagai data dalam membantu meningkatkan kinerja perusahaan dan kualitas suatu produk .  Bisnis dibentuk dengan melihat peluang pasar melalui penyediaan kebutuhan akan barang maupun jasa . Sehingga beragam informasi mengenai kebutuhan pasar dapat membantu memberikan preferensi barang atau jasa yang sedang dibutuhkan dan banyak diminati . 

Riset Pemasaran Bagi Bisnis Online Dalam Pemasaran Digital, Penting Untuk Mengikuti Perubahan Tren Yang Terjadi . Hal Tersebut Dapat Menjadi Peluang Pemasaran Karena Produk Berpotensi Untuk Dilihat Lebih Banyak Orang.  Data Yang Diperoleh Melalui Riset Pemasaran Juga Dapat Digunakan Untuk Mengarahkan Ikla Promosi Lebih Tepat Sasaran Melalui   Digital Marketing .  Anda Dapat Menganalisis Perilaku Belanja Pelanggan Dan Jenis Pemasaran Seperti Apa Yang Menarik Bagi Target Pasar. Kemudian , Terapkan Strategi Yang Disusun Melalui Data Tersebut Untuk Mencapai Tujuan Pemasaran Yang Maksimal .

Tujuan Riset Pemasaran Tujuan Untuk mendapatkan informasi yang relevan dan akurat guna mengembangkan strategi pemasaran yang efektif . Riset Di Bidang Pemasaran Adalah Salah Satu Riset Paling Komprehensif Bagi Perusahaan, Tiga Tujuan Riset Pemasaran , Yaitu : - Tujuan Internal, - Tujuan Konsumen , - Tujuan Pasar dan Kompetitor .

Tujuan Riset Pemasaran Tujuan Internal Riset pemasaran dapat dilakukan dengan tujuan mengembangkan perusahaan . Saat ini , salah satu strategi pemasaran paling efektif adalah Flywheel Marketing, yaitu pemasaran yang melibatkan setiap lini divisi ( bukan hanya divisi pemasaran saja ). Contoh riset pemasaran dengan tujuan internal misalnya riset pelayanan customer service. Tujuan Konsumen Tujuan riset ini selanjutnya adalah untuk mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya . Di antara tujuan riset lain, tujuan konsumen-lah yang ruang lingkupnya lebih luas dan besar , karena berkaitan dengan peningkatan penjualan . Contoh riset dengan tujuan konsumen misalnya riset perilaku konsumen , persepsi terhadap brand, preferensi produk , dan lain-lain. Tujuan Pasar dan Kompetitor Tujuan riset pemasaran yang terakhir adalah untuk mengawasi pasar dan kompetitor . Dunia mengalami perubahan cepat dan tidak terduga , sehingga perusahaan perlu siap-siap jika harus evaluasi atau membuat produk baru . Contoh riset dengan tujuan pasar dan kompetitor adalah riset dampak regulasi impor-ekspor , potensi niche baru , efisiensi channel distribusi , dan sebagainya .

Tahapan Riset Pemasaran tahapan riset pemasaran yang harus dilakukan , antara lain: Merumuskan Masalah Menentukan Desain Riset Merencanakan Metode Pengumpulan Data Menetapkan Desain Pertanyaan , Skala dan Alat Analisis Mengambil Sampel dan Mengumpulkan Data Menganalisis dan Menginterpretasi Data

Tahapan Riset Pemasaran tahapan riset pemasaran yang harus dilakukan , antara lain: Merumuskan Masalah Proses riset pemasaran yang pertama adalah merumuskan masalah . Dengan merumuskan masalah terlebih dahulu , Anda akan lebih fokus untuk memecahkan masalah paling penting tanpa melebar ke masalah lain. Contoh : riset pemasaran dilakukan karena ingin menentukan produk baru . Sehingga perumusan masalahnya adalah bagaimana cara mengetahui produk baru yang cocok dikeluarkan perusahaan . Hasil kesimpulannya akan berupa jenis dan inovasi produk yang ideal dan dibutuhkan pasar.

Tahapan Riset Pemasaran Menentukan Desain Riset Desain riset adalah gambaran yang akan dilakukan dalam melakukan riset pemasaran . Proses ini membutuhkan prosedur secara rinci terkait langkah-langkah dalam mengumpulkan data, cara menguji hipotesis , dan model kuesioner jika dibutuhkan . Desain riset wajib dibuat dengan gambaran jelas dan detail, karena digunakan sebagai pedoman riset sampai hasilnya dianalisa dan dilaporkan .

Desain Riset berbagai jenis desain riset yang tersedia . 1. Riset Eksperimen Mungkin sebagian besar dari kita pernah mendengar kata ‘ eksperimen ’. Ya, metode riset yang satu ini memang sering digunakan dalam berbagai disiplin ilmu . Eksperimen melibatkan pengujian suatu hipotesis dengan memanipulasi variabel-variabel tertentu dan mengamati hasilnya . Misalnya , untuk menguji efek suatu obat terhadap keluhan tertentu , peneliti akan membagi kelompok subjek menjadi dua, satu kelompok menerima obat dan satu kelompok lainnya menerima plasebo . 2. Riset Survei Jenis riset yang satu ini mungkin paling familiar bagi kita . Riset survei bertujuan untuk mengumpulkan data dari populasi yang akan diteliti melalui pengisian kuesioner . Contohnya adalah ketika kita ingin mengetahui pendapat masyarakat tentang suatu kebijakan tertentu . Dalam riset survei , lebih banyak penggunaan pertanyaan terstruktur dan skala penilaian untuk memudahkan analisis data. 3. Riset Studi Kasus Riset studi kasus merupakan metode penelitian yang mendalam pada suatu fenomena atau kejadian tertentu . Biasanya , peneliti akan memilih satu atau beberapa kasus yang dianggap eksploratif dan relevan untuk diteliti secara detail. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang suatu fenomena atau masalah yang beragam . 4. Riset Korelasional Metode korelasional digunakan untuk mempelajari hubungan antara dua variabel . Saat melakukan riset korelasional , peneliti akan mengumpulkan data mengenai dua variabel yang ingin diketahui hubungannya dan kemudian melakukan analisis statistik . Contoh kasus yang dapat menggunakan riset korelasional adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pendapatan seseorang .

Desain Riset 5. Riset Etnografi Jika Anda tertarik untuk mempelajari suatu kelompok atau komunitas dalam konteks sosial dan budaya mereka , riset etnografi adalah pilihan yang tepat . Para peneliti akan melakukan observasi langsung dan interaksi dengan subjek yang akan diteliti . Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami pola perilaku , nilai-nilai , dan praktek budaya yang ada dalam kelompok tersebut . 6. Riset Kualitatif dan Kuantitatif Untuk memahami jenis desain riset , perlu untuk memahami perbedaan antara riset kualitatif dan kuantitatif . Riset kualitatif berfokus pada pemahaman mendalam suatu fenomena melalui teks dan konteks , di sisi lain, riset kuantitatif berfokus pada pengumpulan dan analisis data numerik yang dapat diukur . kita sekarang memiliki gambaran singkat mengenai beberapa jenis desain riset yang tersedia . Setiap jenis riset memiliki manfaat dan kelemahan masing-masing. Pemilihan desain riset yang tepat sangat tergantung pada tujuan penelitian dan pertanyaan yang ingin dijawab . Jadi, ketika kita melakukan riset mendatang , jangan takut untuk menjelajahi berbagai jenis desain riset ini . Selalu pertimbangkan tujuan Anda dan pilih metode riset yang paling sesuai . Dengan pemahaman tentang berbagai jenis desain riset , Anda siap untuk menyusun penelitian yang baik dan mendapatkan hasil terbaiknya

Tahapan Riset Pemasaran Merencanakan Metode Pengumpulan Data Data merupakan hal yang harus diperoleh dalam riset marketing. Dengan adanya data maka perusahaan bisa menganalisa dan mampu menjawab masalah yang ada . Terdapat dua jenis data yang biasa digunakan yaitu - Data primer Data primer adalah data yang didapatkan secara langsung dari lapangan , - Data sekunder . data sekunder merupakan data dari sumber referensi seperti internet, buku , dan pustaka lainnya yang relevan . beberapa cara yang bisa dipraktekkan dalam mengumpulkan data, yaitu melalui wawancara , survei , observasi , eksperimen , focus group discussion, dan teknik proyeksi .

Tahapan Riset Pemasaran Menetapkan Desain Pertanyaan , Skala dan Alat Analisis Desain pertanyaan digunakan membantu mengarahkan riset agar lebih terarah dan terstruktur . Skala ukuran untuk membentuk data menjadi angka , agar lebih mudah dianalisa . Sedangkan alat analisis berfungsi memproses semua data yang telah terkumpul .

Tahapan Riset Pemasaran Mengambil Sampel dan Mengumpulkan Data melakukan pengambilan sampel dan mendapatkan data di lapangan . Gunakan metode pengambilan sampel paling cocok dengan desain riset yang di butuhkan . Contoh : metode pengambilan data yang dapat Anda gunakan adalah probability dan non-probability sampling.

Tahapan Riset Pemasaran Menganalisis dan Menginterpretasi Data tahapan riset tingkat akhir , yaitu proses analisis dan interpretasi data. Setelah hasil risetnya terkumpul , data tersebut perlu diolah agar dapat menghasilkan kesimpulan . Anda dapat menggunakan berbagai jenis perangkat untuk melakukan proses analisis dan interpretasi ini , misalnya R dan SPSS.

Tahapan Riset Pemasaran Menyusun Laporan Riset Agar kesimpulan yang didapatkan dapat dijadikan pedoman dalam menentukan langkah strategi berikutnya , Anda perlu mendokumentasikan hasil riset tadi . Susun laporan sebaik dan seringkas mungkin sesuai keperluan perusahaan . Laporan riset ini akan menjadi standar penelitian oleh para pemimpin perusahaan dalam melakukan evaluasi . Riset pemasaran adalah sesuatu yang wajib dilakukan jika ingin punya insight lebih banyak tentang pasar, konsumen , dan competitor.

Menyusun Laporan Riset Pemasaran ? Langkah- langkah Menyusun Laporan Riset Pemasaran : 1. Tentukan Tujuan Laporan Sebelum memulai riset , pastikan Anda memiliki tujuan yang jelas dan spesifik mengenai apa yang ingin dicapai dengan laporan riset pemasaran ini . Apakah Anda ingin menentukan potensi pasar baru , mengidentifikasi kompetitor utama , atau mengembangkan strategi pemasaran baru ?

Menyusun Laporan Riset Pemasaran ? 2. Kumpulkan Data Lakukan riset dengan mengumpulkan data dan informasi yang relevan . Data dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti survei , wawancara , observasi , atau analisis data sekunder . Pastikan data yang Anda kumpulkan valid, akurat , dan terbaru . 3. Analisis Data Selanjutnya , analisis data yang telah dikumpulkan untuk menggali insight yang berharga . Identifikasi pola-pola , tren , dan hubungan antara variabel-variabel yang ada . Gunakan alat-alat analisis seperti statistik deskriptif , analisis SWOT, dan analisis perbandingan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pasar dan pesaing Anda.

Menyusun Laporan Riset Pemasaran ? 4. Sampaikan Temuan Setelah menganalisis data, sampaikan temuan Anda secara jelas dan sistematis dalam laporan riset pemasaran . Gunakan grafik , grafik , dan infografis untuk memvisualisasikan data dengan lebih mudah dipahami . Pastikan laporan memiliki struktur yang logis dan ringkas .

Menyusun Laporan Riset Pemasaran ? Menyusun Laporan Riset Pemasaran Yang Efektif 1. Pilih Topik yang Relevan : Pastikan topik laporan riset pemasaran yang Anda pilih relevan dan memiliki nilai strategis bagi perusahaan . 2. Gunakan Metode Riset yang Tepat: Pilih metode riset yang sesuai dengan tujuan riset Anda. Metode yang umum digunakan antara lain adalah survei , wawancara , dan analisis sekunder . 3. Berikan Interpretasi yang Mendalam : Jangan hanya menghadirkan data mentah dalam laporan Anda. Berikan interpretasi yang mendalam agar data dapat dijadikan landasan pengambilan keputusan yang lebih baik . 4. Gunakan Grafik dan Infografis : Visualisasikan data dengan menggunakan grafik dan infografis agar informasi lebih mudah dipahami . 5. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Ringkas : Sampaikan temuan Anda dengan menggunakan bahasa yang jelas dan ringkas agar pembaca tidak kesulitan memahami isi laporan .

Menyusun Laporan Riset Pemasaran ? Kelebihan dan Kekurangan Menyusun Laporan Riset Pemasaran Kelebihan : – Memberikan gambaran yang jelas tentang pasar dan konsumen – Memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi peluang pasar yang baru – Memberikan dasar yang kuat untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif Kekurangan : – Membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukup untuk melakukan riset yang mendalam – Terkadang sulit mendapatkan data yang akurat dan valid – Laporan riset pemasaran dapat menjadi usang jika pasar mengalami perubahan yang drastis

Tujuan dan Manfaat Menyusun Laporan Riset Pemasaran Tujuan: – Mengumpulkan data dan informasi yang relevan tentang pasar dan pesaing – Menganalisis tren dan pola perilaku konsumen – Mengidentifikasi peluang dan ancaman pasar – Mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif Manfaat: – Memahami pasar dengan lebih baik – Meningkatkan daya saing perusahaan – Mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat – Menghindari kesalahan strategi pemasaran yang mahal – Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pemasaran

Pengambilan keputusan riset pemasaran Proses mendasar dari pembuatan keputusan rasional menyangkut 4 tahap yaitu : 1. Pengamatan Situasi 2. Kembangkan Alternatif , 3. Mengevaluasi Alternatif dan Memilih yang baik , 4. Implementasikan Keputusan dan Monitor Hasil.

Pengambilan keputusan riset pemasaran
Tags