Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel-sel abnormal di dalam paru-paru yang tidak terkendali, yang dapat berasal dari dalam paru (primer) atau menyebar dari bagian tubuh lain (metastasis). Penyebab utamanya adalah merokok, tetapi paparan asap rokok (perokok pasif), polusi udara, dan zat karsinogen ...
Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel-sel abnormal di dalam paru-paru yang tidak terkendali, yang dapat berasal dari dalam paru (primer) atau menyebar dari bagian tubuh lain (metastasis). Penyebab utamanya adalah merokok, tetapi paparan asap rokok (perokok pasif), polusi udara, dan zat karsinogen seperti radon juga dapat memicunya. Pengobatan bervariasi tergantung stadium, meliputi operasi, kemoterapi, radioterapi, imunoterapi, atau terapi target.
Size: 1.95 MB
Language: none
Added: Oct 27, 2025
Slides: 20 pages
Slide Content
Kanker Paru
Kanker merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal dimana sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali , dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup kejaringan sekitarnya ( invasive ) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Kanker paru - paru merupakan penyakit dengan ciri khas adanya pertumbuhan sel yang tidak terkontrol pada jaringan paru - paru .
ETIOLOGI Merokok Bahaya Industri Polusi Udara
F aktor Resiko Kanker Paru, meliputi : Laki-laki Usia lebih dari 40 tahun Pengguna tembakau (rokok, cerutu, dll) H idup dalam lingkungan asap tembakau (perokok pasif, asbes, dll)
GEJALA KANKER PARU Sesak napas B atuk yang tidak kunjung sembuh (lebih dari 2 minggu) B unyi men c iut- c iut saat bernafas pada bukan penderita asma Batuk berdarah Perubahan warna pada dahak dan meningkatnya jumlah dahak Perubahan suara (menjadi serak atau suara kasar saat bernafas) Kelela h an kronis dan penurunan berat badan se c ara drastis N yeri saat menarik nafas dalam-dalam
PEMERIKSAAN PENUNJANG Chest x – ray ( pandangan lateral dan poteroanterior ), tomografi dada dan CTscanning . Radioisotop scanning Tes laboratorium
Radioisotop Scanning
Radiologi Foto Thorax Posterior-Anterior (PA) dan lateral serta Tomografi dada CT-Scanning MRI
Thorax MRI
Laboratorium Sitologi Pemeriksaan fungsi paru dan GDA Tes kulit
Histopatologi. Bronkoskopi Biopsi Trans Torakal (TTB ) Torakoskopi Mediastinosopi Torakotomi
PENATALAKSANAAN Tujuan pengobatan kanker dapat berupa : Kuratif : Memperpanjang masa bebas penyakit dan meningkatkan angka harapan h idup klien. Paliatif : Mengurangi dampak kanker, meningkatkan kualitas hidup. R awat rumah (Hospite care ) : Mengurangi dampak fisik maupun psikologis kanker baik pada pasien maupun keluarga. Suportif : Menunjang pengobatan kuratif, paliatif dan terminal seperti pemberian nutrisi, tranfusi darah dan komponen darah, obat anti nyeri dan anti infeksi.
Lanjutan ...... Radiasi Radiasi kadang-kadang digunakan sebagai pengobatan utama kanker paru-paru. Mungkin digunakan untuk orang yang tidak cukup sehat untuk menjalani operasi. Untuk pasien kanker lainnya, radiasi dilakukan untuk mengecilkan kankernya (dilakukan sebelum operasi).
Efek Samping ..... E fek samping radiasi, termasuk diantaranya: problem kulit, mual, muntah, dan kelelahan. Radiasi pada dada dapat juga menyebabkan kerusakan paru-paru dan kesulitan bernapas atau menelan. E fek samping dari terapi radiasi pada (kanker paru yang telah menyebar ke otak biasanya menjadi serius setelah 1 atau 2 tahun pengobatan, yang mencakup : kehilangan memori, sakit kepala, masalah dengan pemikiran, dan kurang gairah seksual.
Kemoterapi Penderita kanker terutama diobati dengan kemoterapi dan radiasi karena tindakan pembedahan biasanya tidak berpengaruh besar terhadap survi v al (kelangsungan hidup ) . Kemoterapi primer biasanya juga diberikan pada kasus kanker yang sudah bermetastasis (menyebar).
Efek Samping ..... mual muntah r ambut rontok d iare d epresi sumsum tulang dan infeksi
Kemoterapi
PENCEGAHAN C ara utama untuk seseorang mengurangi terkena kanker paru adalah berhenti merokok. Seorang perokok yang telah berhasil berhenti 1 0 tahun lamanya berarti telah dapat menurunkan risiko 80-90 persen untuk terkena kanker paru. Hindari konsumsi alkohol , konsumsi alcohol yang berlebihan juga dapat memicu timbulnya kanker Hindari asap rokok , bagi perokok pasif memiliki resiko yang cukup besar juga mangidap penyakit ini . Untuk menghindari asap rokok di tempat-tempat umum mungkin menggunakan masker bisa menjadi pilihan anda