PADA SAAT BERJALAN
•Biarkan disabilitas netra memegang siku tangan anda dan bukan sebaliknya.
Posisi anda 1 (satu) langkah di depan mereka.
•Saat berjalan di lokasi yang sempit, arahkan tangan mereka kearah belakang
sejajar dengan pinggang anda.
•Memberikan informasi terkait dengan situasi dan sekeliling jalan, kanan, kiri
depan, belakang, atas dan bawah seperti: ada lobang, mau menaiki tangga,
melangkahi got, naik ke trotoar, atau marka jalan, dll.
•Bilamaunaiktangga,sentuhkantangandisabilitasnetrapadapegangan
tangga/handrail.
•Jikamerekamenggunakantongkat,sentuhkanujungtongkatpadaobjek-objek
disekelilingyangperludiketahui.
•Ketikamelewatilubang,infokankira-kiraberapacmharusmelangkah,
melangkahlahlebihdahuluagardisabilitasnetradapatmemperkirakanseberapa
jauhlangkahnya
•TempatkanDisabilitasNetradisisiyangamanketikaberjalan
MENUNJUKAN ARAH/POSISI
•Ketika memasuki ruangan, sebaiknya anda membukakan pintu
lalu sentuhkan tangan disabilitas netra ke pegangan pintu dan
biarkan mereka yang menutup pintu.
•Menunjukan jarak dengan hitungan Langkah.
•Menunjukan posisi dengan menggunakan arah jarum jam dimana
posisi Disabilitas netra berada di jam 6, atau menggunakan kata,
kiri, kanan, depan, belakang, atas, dan bawah.
•Jangan menunjukan posisi dengan kata ganti, seperti disini,
disana, disitu, dll.
MENUNJUKAN LETAK
•Menjelaskan situasi dalam ruangan dan tata letak benda-benda yang ada
disekitar (pintu, meja pembicara, layar, meja makanan, toilet, tangga
darurat, dll).
•Menginformasikan perubahan letak, seperti perubahan letak meja, kursi, alat
makan, dll.
•Memindahkan barang disabilitas netra harus dengan sepengetahuan
pemiliknya (piring makan, gelas, tas, tongkat, alat tulis).
•Sentuhkanbendaterkaitpadatanganmerekabilamemberisesuatu,
misalkan:buku,tongkat,tas,dll.
•Sentuhkan/pegangkantangandisabilitasnetrakesandarankursiatau
pegangankursiapabilamemberikantempatduduk.
PENDAMPINGAN
SAAT MAU NAIK KENDARAAN
•Sentuhkantangandisabilitas
netrakebagianatasrangka
pintumobiljikainginmemasuki
mobil.
•Sentuhkantangandisabilitas
netrapadakursimotorbagian
belakangjikainginmenaiki
motor.
FASILITAS KEMANDIRIAN
•Orientasi mobilitas di lokasi baru bagi disabilitas netra.
•Informasi dan jadwal dalam format braille, large print dan/atau
soft copy dalam format word.
•Adanya jalur pemandu (guiding block).
•Adanya penanda dalam bentuk bunyi dan braille.
•Adanya denah/maket timbul mengenal lokasi (orientasi
tempat).
Braille
Guiding Block yang salah pasang
Denah Maket Timbul
DISABILITAS FISIK
•Orang yang mempunyai keterbatasan pada gerak sehingga menghambat
mobilitasnya.
•Hambatan gerak biasanya ada di otot punggung, tungkai kaki, tangan
atau lengan, leher dan Jari.
•Sebagian anggota tubuh diamputasi, seperti kaki, tangan, kedua kaki dan
kedua tangan.
•Menggunakan bantuan mobilitas antara lain Kursi roda, tongkat, walker,
brace, prothese (kaki atau tangan palsu) serta alat penyanggah tubuh
lainnya.
•Alat bantu adalah bagian dari tubuh mereka.
KARAKTERISTIK
KETIKAMENAWARKAN BANTUAN
KEPADAPENYANDANG DISABILITAS
•Penyandangdisabilitasfisikmengalami
hambatanpadalingkungan/infrastruktur
sehinggaandaharusmemperhatikan
lingkungansekitarjikainginmembantu
mereka.
•Tawarkanpertolongan/bantuanjikaAnda
merasamerekamembutuhkannyadan
TANYAKAN bagaimanaandadapat
menolongmereka.
PENDAMPINGAN DI DALAM RUANGAN
•Pastikanadamejayangberonggauntukdisabilitasfisik.
•Pastikanjarakantaramejadankursicukupdilewatiolehkursiroda.
•Hindariatautidakmenggunakanruang-ruangyangberkarpettebal.
•Menunjukkan/mencarikantoiletyangmempunyaifasilitastoiletdudukbagiPenyandangDisabilitasFisik
ditungkai/kaki
•ArahkanDisabilitasFisikmelaluifasilitasaksessepertilandaianataualatangkutelektronik(lift)atau
fasilitas-fasilitasyangaksesibelatauyangbertandakursirodauntukmenunjangkemandirian
•Tahantombolpintuliftsampaikursirodamasuk/keluardenganaman
HAL-HAL LAIN YANG HARUS DIPERHATIKAN
DALAM MENDAMPINGI
•Bilamenurunibidangmiring,pastikanposisikursirodadalamposisimundurdanandadiposisibelakang
kursirodaataudikomunikasikanterlebihdahulucarayangdiinginkan.
•Bilapenggunakursirodainginberpindahketempatduduk,jagalahposisibelakangkursiygdituju.
•Untukmelewatihambatan-hambatandidepansepertitanggul,got,dll,injakbagianbelakangkursiroda,
ataumenekanpeganganbelakangkursirodaagarbagian(roda)depansedikitterangkat.
•Tawarkanpenggunakursirodauntukmemilihmakanannyasendiridalampertemuan-pertemuandan
bantulahmerekauntukmengambilkanmakanannya.
CONTOH APLIKASI
Di HP/Android:
LIVE TRANSCRIBE
Di Laptop/PC
LIVE TRANSCRIBE
BISINDO
BAHASA ISYARAT AMERIKA
DISABILITAS
MENTAL/PSIKOSOSIAL
Orang dengan Masalah
Kejiwaan (ODMK)
Orang dengan
Gangguan Jiwa
(ODGJ)
Bipolar Disorder, Skizofrenia, Depresi, Anxietas,
Gangguan Kepribadian, dll.
Disabilitas Mental
Disabilitas Mental
Perkembangan
Disabilitas Mental
Psikososial
KARAKTERISTIK
Termasuk ke dalam INVISIBLE
DISABILITY yang tidak kasat
mata
Tidak dikenali dengan mudah,
kecuali kenal lama atau orang tsb
bercerita
Gejala tampak pada saat
relapse (kumat)atau saat
mengalamidistress
KARAKTERISTIK
Relapse/Kumat
Stabil
Muncul gejala-gejala misalnya:
•Emosi naik-turun
•Halusinasi
•Kecemasan
•Sulit konsentrasi
•Mengantuk
•Mudah tersinggung
•Mudah burnout/lelah
•Impulsif
•Dll.
Tidak memiliki masalah yang
signifikan dalam menjalani
kegiatan.
HAL TERPENTING ADALAH
MEMPERLAKUKAN
PENYANDANG
MENTAL/PSIKOSOSIAL
LAYAKNYA MEMPERLAKUKAN
ORANG PADA UMUMNYA.
ETIKA BERINTERAKSI
KOMUNIKASI
•Menghina, meledek, atau memanggil
“GILA”
•Menghakimi atau sok tahu
•Tidak mendengarkan dan malah fokus
menasehati
•Mendiskriminasi dan mengucilkan
•Tidak mempertimbangkan pendapat/
menganggap sebagai pembohong
•Memanggildanberbicaradengan
sopan
•Memotivasidanmenanggapi
secarapositif
•Mendengarkan
•Mengikutsertakansecarasetara
•Mempertimbangkan dan
menghormatipendapat
Ruanguntukmenenangkandiridan
beristirahat,
Memperhatikan ketenangan dan
kenyamanan,
Idealnyatidakhanyadapatdimanfaatkan
olehpenyandangdisabilitasmental
psikososialsaja.
•Jam dan tempat kerja
•Tugas sekolah alternatif
•Izin untuk kontrol ke psikiater
•Lama masa studi kuliah
•Tidak menghalang-halangi untuk ke psikiater,
psikolog, atau layanan lainnya
•BPJS Kesehatan dan stok obat yang memadai
•Adanya konselor di sekolah/kampus
•Kesempatan kerja dan sekolah
Ruang Tenang
Fleksibilitas dan
Kompensasi
Akses dan Layanan
•Penyandang disabilitas mental/ psikososial ada kalanya kesulitan untuk
berkonsentrasi dalam waktu yang lama.
•Dalam kondisi tertentu penyandang disabilitas mental/psikososial membutuhkan
waktu istirahat yang lebih sering.
Sebelum acara dimulai, penyelenggara acara sebaiknya melakukan asesmen atau
mendiskusikan dengan peserta yang memiliki disabilitas psikososial mengenai
bagaimana waktu istirahat perlu diselenggarakan.
Beberapa bentuk akomodasi yang layak adalah mengijinkan untuk meninggalkan
ruangan setiap kali memerlukan. Perlu adanya ruang/pojok untuk istirahat.
CARA BERINTERAKSI SAAT SEDANG
DALAM ACARA SEPERTI SEMINAR ATAU
RAPAT (part 1)
•Hindari Stigma dan diskriminasi pada kata-kata yang membuat penyandang
disabilitas mental segan ikut sertadalam suatu proses/tugas.
Selama acara penyelenggara Peserta PDM/P
juga harus dilibatkanseperti peserta lainnya,
dan diberi feedback serta motivasi positif.
Penyelenggara juga sebaiknya menjaga
kondusifitas acaraagar peserta lain tidak
menstigma peserta PDM/P
CARA BERINTERAKSI SAAT SEDANG DALAM
ACARA SEPERTI SEMINAR ATAU RAPAT
(part 2)
PRINSIP
•Look (Lihat)
•Listen (Dengar)
•Link (Hubungkan)
Amati kodisisekitarCek kondisi bahaya
Penuhi kebutuhan mendesak
Dengarkan tanpa menghakimi
Beri dukungan positifTidak memaksa bercerita
Tawarkandan bantuuntukmendapatkan
pertolonganlebihlanjut
Tidakmemaksakanbantuan
PERTOLONGAN PERTAMA PSIKOLOGIS
Psychological First Aid
DISABILITASINTELEKTUAL
KARAKTERISTIK
•Pada umumnya Down Syndrom/Grahita mempunyai wajah
serupa
•Dalam proses belajar atau memahami sesuatu,
membutuhkan waktu yang lebih lama dari rata-rata
•Ramah , Lugu , dan Polos
CARA BERKOMUNIKASI
•Bicaradenganwajar.
•Pakailahpetunjukyangberupagambar/simbol
•Gunakanpetunjuk(buku)dengangambardankatayangyang
tidakberbelit
•Gunakankatasederhanadanjelassaatberbicara
•Sampaikan pesansecaraberulang,sehinggaDown
Syndrom/Grahitamengertimaksuddaripembicaraan.
•Melihat reaksi Down Syndrom/Grahita untuk
memastikanmerekamengerti.
•MengajakbicarasebanyakmungkinuntukmembuatDown
Syndrom/Grahitamampumenyampaikanmaksudnya
•BiarkanDown Syndrom/Grahitamenyelesaikankalimat
pembicaraannya
FASILITASKEMANDIRIAN
•Terjamin keamanannya
•Adanya pendamping yang ditunjuk oleh atau disepakati oleh mereka.
•Perlakuan wajar
•Jangan mengganti petugas pendamping terlalu sering dalam sebuah
acara
•Adanya pos pendamping khusus yang dikenali oleh down
syndrom/grahita serta petugas yang siaga ditempat