MP3. Deteksi Dini Kesehatan Jiwa dan NAPZA.pdf

adinoviadi541 6 views 41 slides Sep 08, 2025
Slide 1
Slide 1 of 41
Slide 1
1
Slide 2
2
Slide 3
3
Slide 4
4
Slide 5
5
Slide 6
6
Slide 7
7
Slide 8
8
Slide 9
9
Slide 10
10
Slide 11
11
Slide 12
12
Slide 13
13
Slide 14
14
Slide 15
15
Slide 16
16
Slide 17
17
Slide 18
18
Slide 19
19
Slide 20
20
Slide 21
21
Slide 22
22
Slide 23
23
Slide 24
24
Slide 25
25
Slide 26
26
Slide 27
27
Slide 28
28
Slide 29
29
Slide 30
30
Slide 31
31
Slide 32
32
Slide 33
33
Slide 34
34
Slide 35
35
Slide 36
36
Slide 37
37
Slide 38
38
Slide 39
39
Slide 40
40
Slide 41
41

About This Presentation

Materi skjsmdbdndn


Slide Content

DETEKSI DINI MELALUI SKRINING
KESEHATAN JIWA & TINDAK
LANJUT HASIL SKRINING
TIM KERJA DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN MASALAH
KESEHATAN JIWA & NAPZA
DIREKTORAT KESEHATAN JIWA
TAHUN 2024

Outline
•Pendahuluan
•KonsepDeteksiDini
•DeteksiDini melaluiSkriningKesehatan Jiwa dalam
Integrasi LayananPrimer
•CapaianIndikatorProgram Kesehatan Jiwa

Outline
•Pendahuluan
•KonsepDeteksiDini
•DeteksiDini melaluiSkriningKesehatan Jiwa dalam
Integrasi LayananPrimer
•CapaianIndikatorProgram Kesehatan Jiwa

•Pelayanankesehatan
bagiODGJ (diagnosis
dantatalaksana)
•Rehabilitasipsikiatrik
dan/ataupsikososial
•Rehabilitasimedis
NAPZA
•Dilaksanakandi lingkungan
keluarga, lembaga, masyarakat
•Bentuk: menciptakan
lingkungankondusif
perkembangankeswa,
dukungankeswadan
psikososial
•Dilakukan di keluarga,
lembagapendidikan,
tempat kerja,
masyarakat, fasyankes,
media massa, lembaga
keagamaandan tempat
ibadah, Lapas/Rutan PromotifPreventif
Kuratif
Rehabili
tatif
Terintegrasi, komprehensif, danberkesinambungan
sepanjangsikluskehidupanmanusia.
UPAYA
KESEHATAN
JIWA
Sumber: UU No 18/2014 danUU No. 35/2009
UpayaKesehatan Jiwa

UPAYA KESEHATAN JIWA
1.Mencegahterjadinyamasalahkejiwaan
2.Mengurangirisikoakibatmasalahkesehatanjiwapada
individu, keluargadan kelompokmasyarakat
3.Mencegahtimbulnyadampakmasalahpsikososial
Populasipenderita
gangguanjiwa
Populasiberisiko
masalahkesehatanjiwa
Populasiumum
Kuratif& rehabilitatif
Preventif
Promotif
❖TujuanUpaya PreventifKeswa:
❖UpayaPreventifKeswadi Fasyankes:
1.Melakukanpengendalianfaktorrisiko
2.Melakukandeteksidinimelaluiskriningkesehatan
jiwa
3.Melakukanintervensitindaklanjuthasilskrining
kesehatanjiwa
4.Melakukansurveilans
5

Outline
•Pendahuluan
•KonsepDeteksiDini
•Upaya PreventifKesehatan Jiwa melaluiDeteksiDini
SkriningKesehatan Jiwa
•CapaianIndikatorProgram Kesehatan Jiwa

Deteksi Dini Masalah
Kesehatan Jiwa
●Suaturangkaiantesatauprosedurpemeriksaankesehatanuntuk
mengetahuiapakahseseorangberisikolebihtinggimengalami
suatumasalahkesehatanjiwa.
●Seluruhkelompokusia→mulaidarianakhinggalanjutusia.
●Sekitar50%kasusgangguanjiwaberawaldariusia14tahun→
namunsebagianbesartidakterdeteksidandiobati.
●Skrining→salahsatuupayauntukmenemukanmasalah
kesehatanjiwasecaradinisehinggagangguanjiwadimasyarakat
dapatdicegahdandikendalikan.
DEFINISI

Beberapatujuanpelaksanaandeteksidinimasalah
kesehatanjiwaantaralain:
1.Mengidentifikasiberbagairisikomasalah
kesehatanjiwayangterjadidimasyarakat
2.Mengidentifikasisasarankelompok yang
berisikomendapatimasalahkesehatan(population
atrisk)kesehatanjiwa
3.Mengupayakanpelaksanaantindaklanjutdari
deteksidinimasalahkesehatanjiwayangtelah
dilakukan
4.Mengupayakan tindakanuntukmengurangi
risikosertapencegahandaripermasalahan
kesehatanjiwa
Tujuan

Deteksi dini masalah kesehatan jiwa menggunakan beberapa instrumen dalam bentuk kuesioner sesuai
dengan kelompok usia yang sudah teruji validitas, reliabilitas, dan efikasi yang baik.
Metode Deteksi Dini Masalah Kesehatan dan NAPZA
•Deteksidinimasalahkesehatanjiwa
secaramanual
⮚KuesionerSRQ20(mendeteksiadanya
masalahKesehatanjiwa)
⮚SDQ (Strengthand Difficulties
Questionnaire)→mendeteksidini
kesehatanmentalemosionalanakusia
4-17tahun.
⮚ASSIST (Alcohol,Smoking and
Substance.InvolvementScreeningTest)
→kuesioneruntuksemua tingkat
masalahataupenggunaanzatberisiko
padaorangdewasa.
•Deteksidinimasalahkesehatanjiwasecaradigital
⮚Pelaksanaanskriningsecaradigitallebihfleksibeldarisisi
waktudantempatsertadiharapkandapatmenjangkaulebih
banyakorang(SRQ-20,SDQ,ASSIST.
⮚Saranayangdapatdigunakan:
▪Googleform→denganmengubahformatpencatatan
darimanualkebentukpertanyaandalamformulirGoogle
Form
▪Menggunakanaplikasi→skriningmasalahkesehatan
jiwasudahtersediadibeberapaaplikasiyangbisa
diunduhtanpaberbayarantaralain:
✔SIJIWA:berbasisandroid,selfskrining,SDQ&
SRQ
✔SINAPZA→menggunakanASSISTuntukskrining
keterlibatanpenggunaanNAPZA
✔SatuSehatMobile(SSM):sedangdalamproses
pengembangan
✔KDAI→untukaplikasiuntukskriningadiksiinternet

Pelaksanaan Deteksi Dini Masalah Kesehatan Jiwa
Identifikasisasarankelompokberisikomasalahkesehatanjiwa
▪Skriningkelompokyangmemilikirisikomasalahkesehatanjiwa
menurutusia,dibagimenjadi:anak,remaja,dewasa,lansia

●Siswa baru dan tingkat akhir PAUD dan SD/MI
●Santri
●Anak dengan gangguan pertumbuhan
●Anak jalanan/anak & balita terlantar/
gelandangan dan pengemis usia remaja
●Anak yang memerlukan perlindungan khusus (Anak
Berhadapan dengan Hukum/ABH, pengungsi, pencari suaka,
dsb)
●Pasien penyakit kronis: Kanker, HIV-AIDS, dll
●Obesitas
●Anak dengan disabilitas
●Korban tindak kekerasan
●Korban trafficking
●Korban dan penyintas bencana alam/non alam dan
bencana sosial
●Warga binaan pemasyarakatan di LPKA
Anak Remaja
●Siswa baru dan tingkat akhir SMP dan SMA
●Pasien penyakit kronis: kanker, HIV/AIDS, dll
●Santri
●Remaja dengan disabilitas
●Korban tindak kekerasan
●Korban trafficking
●Korban dan penyintas bencana alam/non
alam dan bencana sosial
●Pekerja seks komersial (Tuna Susila)

●Mahasiswa baru dan tingkat akhir Perguruan Tinggi
●Pasien penyakit kronis: Hipertensi, stroke, gagal ginjal,
penyakit jantung, TBC, DM, Kanker, HIV-AIDS, dll.
●Pasien dengan penyakit fisik yang tidak membaik setelah
diobati dengan adekuat
●Ibu hamil dan post partum
●Ibu dengan anak balita
●*Calon Pengantin*
●Orang tua tunggal
●Orang dengan disabilitas
●Korban tindak kekerasan
●Pekerja dengan sistem shift
●Pekerja dengan tempat kerja yang berisiko
●Pekerja imigran
●Korban trafficking
●Korban dan penyintas bencana alam/non alam dan
bencana sosial
Dewasa
●Keluarga (pendampingan) pasien ODGJ
dan penyakit kronis
●Keluarga (pendamping) orang dengan
disabilitas
●Pekerja seks komersial (Tuna Susila)
●Orang dengan variasi preferensi seksual
●Pendamping lansia (caregiver)
●Warga binaan permasyarakatan di
Lapas/Rutan dan keluarganya
●Penghuni panti sosial (warga binaan)
●Petugas panti sosial
●Klien/pasien di lembaga rehabilitasi
penyalahgunaan NAPZA dan keluarganya

●Lansia yang tinggal sendiri/hanya dengan
pasangannya
●Lansia yang membutuhkan perawatan
jangka panjang
●Penghuni panti sosial (warga binaan)
●Pasien penyakit kronis: Hipertensi, stroke,
gagal ginjal, penyakit jantung, TBC, DM,
Kanker, HIV-AIDS, dll.
●Korban dan panyintas bencana alam/non
alam dan bencana sosial
●Korban kekerasan
Lansia

Outline
•Pendahuluan
•KonsepDeteksiDini
•DeteksiDini melaluiSkriningKesehatan Jiwa dalam
Integrasi LayananPrimer
•CapaianIndikatorProgram Kesehatan Jiwa

Upaya PreventifKesehatan Jiwa& NAPZA dilakukandalambentukdeteksi
dinimelaluiskriningkesehatanjiwapada semuasasaransiklushidup
Skrining sederhana menggunakan
Kuisioner Kekuatan dan Kesulitan
Anak (SDQ)
1
Skrining Skrining sederhana menggunakan
Kuisioner Penilaian Mandiri (SRQ)
2
Skrining pola penggunaan NAPZA
(ASSIST)
3
• Konseling individu
• Rujukke Institusi PenerimaWajib
Lapor(IPWL)
4
jikaberisikosedang
dan tinggi
• konselingoleh dokter/psikolog
klinisataunakeslainnnyajika
kategoriborderline atauabnormal
konselingoleh dokter/psikologklinis
ataunakeslainnnyajikaterdapat ≥ 6
jawaban Ya atau <6 jawaban ya
namun soal no. 17 diisi “YA”
Intervensi
Puskemas
Tempatkerja, PuskesmasSekolah, puskesmasTempat
Tenaga kesehatanPelaksana Guru, nakes nakes
Sasaran usia >18 tahunanak & remaja usia 4-18 tahun > 10 tahun dengan indikasi
penyalahgunaan NAPZA
1 SDQ = Strength and Difficulties Questionnaire
2 SRQ = Self Reporting Quetionnaire
3 ASSIST = Alcohol, Smoking and Substances Invovement Screening Test
4 IPWL =Institusi Penerima Wajib Lapor yaitu Puskesmas, RS, Lembaga Rehabilitasi 12

INSTRUMEN SKRINING KESEHATAN JIWA
•Sasaran: usiadi atas18 tahun
•Menggambarkankondisi30 hari
terakhir
•Berisi20 pertanyaanuntukmengetahui
adanyamasalahkesehatanjiwaseperti
gejaladeprasi, gejalaansietas, gejala
kognitif, gejalasomatik, dan gejala
penurunanenergi
•Dapatdiisisendiriataumelalui
wawancaraoleh nakes/non-nakes
terlatih
•Dapatdiberikandalambentukkuesioner
cetakatauelektronik(google
form/aplikasi)
•Hasil “ABNORMAL” artinyapasien
mungkinmengalamimasalahkesehatan
jiwatertentu
•Sasaran: usiadi atas10 tahundengan
indikasipenyalahgunaanNAPZA
•Dirancanguntukmengidentifikasipola
penggunaanNAPZA yang
menunjukkkanadanyamasalahberisiko
& ketergantungansertamasalahyang
berhubungandenganpenggunakan
NAPZA dan RTL
•Terdiridari8 pertanyaan
•Dilaksanakandi Fasyankesoleh tenaga
kesehatan
•Dapatdiberikandalambentukkuesioner
cetakatauelektronik(aplikasiSINAPZA)
SDQ SRQ-20 ASSIST
•Sasaran: anak & remaja usia 4-18
tahun
•Menggambarkan kondisi 6 bulan
terakhir
•Berisi 25 pertanyaan dari 5 domain:
Emosi (E), perilaku (C), hiperaktivitas
(H), masalah hubungan teman sebaya
(P), perilaku prososial (Pro)
•SDQ 4-11 th diisi orang
tua/pengasuh
•SDQ 11-18 th dapat diisi sendiri atau
melalui wawancara oleh nakes/non-
nakes terlatih
•Dapat diberikan dalam bentuk
kuesioner cetak atau elektronik
(google form/aplikasi)
•Hasil “ABNORMAL” atau
“BORDERLINE” artinya indivu
mungkin mengalami masalah
kesehatan jiwa tertentu

InstrumenSDQ (4-11thn)
17

InstrumenSDQ (11-18thn)
18

INTERPRTASI
HASIL
SDQ
(SKOR
KESULITAN)
SKORKESULITAN
Usia<11Tahun Usia11–18Tahun
0–13:Normal
14–15:Ambang/Boderline
16–40:Abnormal
0–15:Normal
16–19:Ambang/Boderline
20–40:Abnormal
•MenghitungTotalSkorKesulitan=SkorE+C+H +P

INTERPRTASI
HASIL
SDQ
(SKOR
KESULITAN)
1
GEJALAEMOSIONAL(E)
▪Seringmengeluh sakitpadabadan(sepertisakitkepala, perutdll.)
▪Banyakkekhawatiran
▪Seringtidakbahagia,menangis
▪Gugupataumudahhilangpercayadiri
▪Mudahtakut
Usia<11Tahun Usia11–18Tahun
0–3:Normal
4 :Ambang/Boderline
5–10:Abnormal
0 –5:Normal
6 :Ambang/Boderline
7–10:Abnormal
2
20
MASALAHPERILAKU(C)
▪Seringmarahmeledak-ledak.
▪Umumnyaberperilakutidakbaik,tidakmelakukanapayangdimintaorangdewasa.
▪Seringberkelahi.
▪Seringberbohong,curang.
▪Mencuri.
Usia<11Tahun Usia11–18Tahun
0–2:Normal
3 :Ambang/Boderline
4–10:Abnormal
0 –3:Normal
4 :Ambang/Boderline
10 :Abnormal

INTERPRTASI
HASIL
SDQ
(SKOR
KESULITAN)
3
HIPERAKTIVITAS(H)
▪Gelisah,terlaluaktif,tidakdapatdiam lama.
▪Terusbergerakdenganresah.
▪Mudahteralih,konsentrasi buyar.
▪Tidakberpikirsebelumbertindak
▪Tidakmampumenyelesaikantugassampaiselesai.
Usia<11Tahun Usia11–18Tahun
0–5:Normal
6 :Ambang/Boderline
7–10:Abnormal
0 –5:Normal
6 :Ambang/Boderline
7–10:Abnormal
2
21
MASALAHTEMANSEBAYA(P)
▪Cenderungmenyendiri,lebihsenangmainsendiri.
▪Tidakpunya1temanbaik.
▪Tidakdisukaianak-anaklain.
▪Diganggu/digerakolehanaklain.
▪Bergaullebihbaikdenganorangdewasadaripadaanak-anak.
Usia<11Tahun Usia11–18Tahun
0–2:Normal
3 :Ambang/Boderline
4–10:Abnormal
0 –3:Normal
4 :Ambang/Boderline
10 :Abnormal

INTERPRTASI
HASIL
SDQ
(SKOR
KEKUATAN)
PerilakuProSosial:
▪Mampu mempertimbangkan perasaanoranglain.
▪Bersediaberbagidengananaklain.
▪Sukamenolong.
▪Bersikapbaikpadaanakyanglebihmuda.
▪Seringmenawarkandirimembantuoranglain
Usia<11Tahun Usia11–18Tahun
6–10:Normal
5 :Ambang/Boderline
0 –4:Abnormal
6 –10:Normal
5 :Ambang/Boderline
0 –4 :Abnormal

InstrumenSRQ20
23

23
SRQ
•Untukmengetahuiadanya gangguanmentalemosionalsepertigejaladepresi,gejala
ansietas,gejalakognitif,gejalasomaticdangejalapenurunanenergi
•Validitasyangcukupbaikdalamhalsensitivitasdanspesifitasnya
•Terdiridari20pertanyaanyang diisilangsungataumelaluiwawancara
•Dapatdiidentifkasigejala-gejalagangguanmentalemosionalsepertigejaladepresi,
gejalaansietas,gejalakognitif,gejalasomatikdangejalapenurunanenergi.
InterpretasiHasil:
•Bilaterdapat>6jawabanYamakaadaindikasimengalamimasalahkesehatanjiwa
sehinggamemerlukanpemeriksaanlanjutanwawancarapsikitrikuntukmengetahuiada
atautidaknyagangguanjiwa
•Pertanyaanno17,jikapertanyaandijawab“YA”meskipunskortotal<6,makaadaindikasi
mengalamimasalahkesehatanjiwasehinggamemerlukanpemeriksaanlebihlanjut
2)Instrumen Self Reporting Questionnaire (SRQ-20)

01 02 03 04 05
Ibu Hamil, Bersalin
& Nifas
Bayi & Anak
Prasekolah
Anak Usia
Sekolah& Remaja
UsiaDewasa LanjutUsia
a.ANC Terpadu
(termasukUSG,
SkriningHIV, Sifilis,
Hepatitis B, Gigi dan
Mulut)
b.KelasIbu Hamil
c.PMT pada Ibu Hamil
KEK
d.PersalinanNormal
e.PelayananPasca
Persalinan
f.SkriningTBC
g.SkriningKes. Jiwa
h.Skriningpre-
eklampsia
i.SkriningMalaria
(daerahendemis)
j.PelayananKes. Gigi
dan Mulut
k.Pengobatan
a.ImunisasiRutin
Lengkap
b.Vaksinasi
c.SkriningStatus Tumbuh
Kembangdan Gizi
d.SkriningKes. Indera
e.SkriningGigi & Mulut
f.SkriningPerilaku
Merokok
g.SkriningFaktor Risiko
PTM (termasukskrining
hipertensidan DM)
h.SkriningTBC
i.SkriningKes. Jiwa
j.SkriningTalasemia
k.SkriningKebugaran
l.SkriningHIV
m.SkriningMalaria
(daerahendemis)
n.SkriningImunisasi
Tetanus bagiWUS
o.PelayananKes. Gigi
dan Mulut
p.Pengobatan
a.SkriningObesitas
b.SkriningHipertensi
c.SkriningDM
d.SkriningFaktor RisikoStroke
e.SkriningFaktor RisikoPenyakit
Jantung
f.SkriningKanker(LeherRahim,
Payudara, Kolorektal, Paru)
g.SkriningTalasemia
h.SkriningPPOK
i.SkriningTBC
j.SkriningInderaPenglihatan
k.SkriningKebugaran
l.SkriningKes. Jiwa
m.SkriningLayakHamil
n.SkriningImunisasiTetanus bagi
UsiaProduktif
o.SkriningMalaria (daerahendemis)
p.PelayananKB
q.PelayananPAK
r.PelayananKes. Gigi dan Mulut
s.Pengobatan
a.SkriningObesitas
b.SkriningHipertensi
c.SkriningDM
d.SkriningFaktor Risiko
Stroke
e.SkriningFaktor Risiko
Penyakit Jantung
f.SkriningKanker(Leher
Rahim, Payudara,
Kolorektal, Paru)
g.SkriningTalasemia
h.SkriningPPOK
i.SkriningTBC
j.SkriningIndera
Penglihatan
k.SkriningKebugaran
l.SkriningKes. Jiwa
m.SkriningGeriatri
n.SkriningMalaria
(daerahendemis)
o.Pelayanan Kes. Gigi
dan Mulut
p.Pengobatan
a.KelasIbu Balita
b.ImunisasiRutin
Lengkap
c.ManajemenTerpadu
BalitaSakit
d.PemberianVitamin A
dan ObatCacing
e.SkriningHipotiroid
Kongenital(SHK)
f.SkriningPenyakit
JantungBawaan
g.SkriningStatus Tumbuh
Kembangdan Gizi
h.SkriningTBC
i.SkriningGigi dan Mulut
j.SkriningAnemia
k.SkriningHIV
l.SkriningHepatitis B
m.SkriningTalasemia
n.SkriningMalaria
(daerahendemis)
o.PelayananKes. Gigi
dan Mulut
p.Pengobatan
PaketLayananILP : BerdasarkanSiklusHidup
25

PelaksanaanDeteksiDini melalui: SkriningKesehatan Jiwa
26
PelaksanaanSkriningKesehatan jiwadapatdilakukansecaramanual ataudigital
SkriningDigital dapatdilakukandengan:
❑MenggunakanGoogleFormdariPuskesmas
❑Menggunakanaplikasi,seperti:
•AplikasiSIJIWA
✓Merupakanselfskrining
✓Aplikasiberbasisandroid
✓Buatakun>Lengkapidatademografi>Pilihinstrumenskriningberdasarkanusia>Isitanggaldanlokasiskrining>Mulai
instrumenuntukmemulaiskrining>Lengkapijawaban>Klikselesai
•AplikasiSatuSehatMobile(SSM):
✓Aplikasinyasedangdalampenyelesaian,rencanadilaunchingtahun2024ini
✓Merupakanselfskriningdikembangkanuntukmenyasarkelompokusiadewasa(mahasiswa&pekerja)danlansia
✓Terhubungdenganfasilitaspelayanankesehatan
•AplikasiSINAPZA→skriningketerlibatanpenggunaanNAPZAmenggunakanASSIST(didampingipetugasKesehatan)
❑SkriningKesehatanjiwalainnyadiluarKementerianKesehatan
•swaperiksabunuhdiri, cemas, depresi, trauma di website pdskjihttps://pdskji.org/
•KDAI →aplikasiuntukskriningadiksiinternet

Edukasi
Kesehatan Jiwa
SkriningMasalahKesehatan Jiwa
Borderline NormalAbnormal
Tidak Ya
SDQ
(4-18 Tahun)
SRQ
(>18 Tahun)
Normal Abnormal
PemberianKIE
pencegahan
penyalahgunaan
NAPZA
RujukanKe IPWL untuk
asesmendan rehab
medis
Indikasi
Penyalahgunaan
NAPZA (>10thn)
ASSIST
oleh
dokter/
Perawat
Risiko
Sedang
Terdiagnosis
Gangguan
Kesehatan
Jiwa
Rujuk
Balik
Ya
Terdapat
Penyulit/Komplik
asi/Tidakdapat
DitanganiFKTP
Ya
Tidak
Tidak
Tata laksana
Sesuai
dengan
Standar
RujukkeFKTL
Stabil dan
Terkontrol
ALUR SKRINING MASALAH KESEHATAN JIWA
Risiko
Rendah
Risiko
Tinggi
Konseling
PotensiGangguan
Kesehatan Jiwa
di Puskesmasdi Puskesmasdan di Masyarakat
FKTP
IPWL
FKTP
non-IPWL
PemberianKIE,
asesmen
lanjutan,
konseling
Pemberian
KIE,
konseling,
rujukkeIPWL

KunjunganPertama
(K1)
Skriningkesehatanjiwa
pertamadengan
instrumenSRQ 20
Oleh: Dokter/bidan*
Normal
Potensigangguankesehatanjiwa
Tidak
Ibu Hamilmelakukan
layananANC Terpadu
di Puskesmas
Abnormal
Ya
YA
KunjunganKelima
(K5)
Skriningkesehatanjiwa
keduadengan
instrumenSRQ 20
Oleh: Dokter/bidan*
DipantausampaiKF-3
Oleh: Dokter&bidanPemeriksaanlanjutandan wawancarapsikiatrikoleh dokter/psikologklinis
YA
Abnormal Normal
Konseling
oleh Dokter/Psikologklinis/Bidan*
* Jika dokter/psikologklinistidak
adadi puskesmas
ALUR SKRINING MASALAH KESEHATAN JIWA IBU HAMIL PADA ANTENATAL CARE (ANC) TERPADU
DI PUSKESMAS

PraKegiatan
PascaKegiatan
Proses Pelaksanaan
SkriningMasalahKesehatan Jiwa
•PetugasPuskesmas
Kordinasidengan
sekolah: Guru BK & Guru
UKS
•PenyiapanInstrumen
Skrining: Hard Copy/
Gform
Skrining Kesehatan Jiwa Anak UsiaSekolahdan
Remaja dengan InstrumenSDQ
Pelaksana: PetugasPuskesmas, Guru BK, Guru
UKS
PenilaianHasil Skrining
oleh PetugasPuskesmas
Hasil SkriningdisampaikanKepadaGuru BK dan
Guru UKS
BorderlineNormal
Abnormal
PotensiGangguan
Kesehatan Jiwa
Tidak Ya
•PetugasPuskesmas
KordinasiHasil Tindak
lanjutSkrining
denganSekolah
•Pembinaandan
EdukasiKesehatan
Jiwa di Sekolah
Konselingoleh
Guru BK
EdukasiKesehatan
Jiwa
•Guru BK Menginformasikankepada
Orang Tuamurid
•MerujukKe Puskesmas
ALUR SKRINING MASALAH KESEHATAN JIWA PADA ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA DI
SEKOLAH

Potensigangguankesehatanjiwa
Tidak
KLUSTER II
IBU DAN ANAK
Ya
Anak usia11-18 tahun
Skriningkesehatanjiwa
denganinstrumenSDQ 11-18
Oleh: Dokter/perawat*
Pemeriksaanlanjutandan wawancarapsikiatrikoleh dokter/psikologklinis
Abnormal Normal
Konseling
oleh Dokter/Psikologklinis
* Jika dokter/psikologklinistidak
adadi puskesmas
ALUR SKRINING MASALAH KESEHATAN JIWA PADA ANAK DAN REMAJA
DI PUSKESMAS
Anak usia4-11 tahun
Skriningkesehatanjiwa
denganinstrumenSDQ 4-11 kepadaorang tua/pengasuh
Oleh: Dokter/perawat*

Potensigangguankesehatanjiwa
Tidak
KLUSTER III
UsiaDewasadan
Lansia
Ya
Skriningkesehatanjiwa
kdenganinstrumenSRQ 20
Oleh: Dokter/perawat*
Pemeriksaanlanjutandan wawancarapsikiatrikoleh dokter/psikologklinis
Abnormal Normal
Konseling
oleh Dokter/Psikologklinis/perawat*
* Jika dokter/psikologklinistidak
adadi puskesmas
SKRINING MASALAH KESEHATAN JIWA PADA USIA DEWASA DAN LANSIA DI PUSKEMAS

InstrumenskriningkesehatanjiwaBUKANmerupakanalatuntukpenegakan
diagnosapenyakit/gangguanjiwatertentu, namununtukmembantupasien
memahamidan mengenalimasalahyang mungkinsedangdialamidan membantu
petugaskesehatanmenemukanindikasiakanadanyamasalahkesehatanjiwa.

33
Pilar Transformasi
Layanan Primer untuk
memperkuatpromotif
dan preventifsalah
satunya dengan skrining

34
Jadwalskrining
kesehatanpada ibu
hamilsaatkunjungan
antenatal

35
Jadwalskrining
kesehatanpada bayi,
balitadan anakpra
sekolah

36
Jadwalskrining
kesehatanpada anak
usiasekolahdan
remaja

37
Jadwal skrining
kesehatan pada usia
dewasa dan lansia

Outline
•Pendahuluan
•KonsepDeteksiDini
•DeteksiDini melaluiSkriningKesehatan Jiwa dalam
Integrasi LayananPrimer
•CapaianIndikatorProgram Kesehatan Jiwa

IndikatorKinerja KegiatanPembinaanKesehatan Jiwa
39
PERMENKES RI Nomor13 Tahun2022 TentangPerubahanAtas PERMENKES Nomor21 Tahun2020 Tentang
RencanaStrategisKementerian Kesehatan Tahun2020-2024
INDIKATOR KINERJA PROGRAM/KEGIATAN
TARGET
2022 2023 2024
Persentase penduduk usia ≥ 15 tahun dengan risiko
masalah kesehatan jiwa yang mendapatkan skrining
2
Persentasepenyandang gangguan jiwa yang
memperoleh layanan di Fasyankes
Jumlah penyalahguna napza yang mendapatkan
pelayanan rehabiltasi medis
10500 11000 11500
30%
90%
30%
90%60%
60%

40
Persentasependudukusia≥ 15 tahundenganrisiko
masalahkesehatanjiwayang mendapatkanskrining
INDIKATOR 1: NASIONAL
SDQ
1.845.643
SRQ-20
7.184.115
ASSIST
498.836
Usia15 –18 th Usia> 18 th Usia>15 th
SIMKESWA per 20/03/2024
0,00%
0,00%
0,56%
1,84%
2,10%
2,17%
3,91%
5,67%
5,72%
6,61%
6,79%
8,63%
8,71%
9,48%
9,55%
9,67%
9,91%
10,06%
10,46%
11,51%
13,14%
13,32%
13,58%
13,97%
14,28%
14,71%
15,89%
18,15%
20,97%
21,33%
22,08%
22,54%
23,51%
24,15%
27,04%
40,13%
53,39%
59,19%
60,87%
Papua Selatan
Papua Pegunungan
Papua Tengah
Papua Barat Daya
Papua
Papua Barat
Maluku
Riau
Sulawesi Utara
Jambi
Kalimantan Tengah
Sulawesi Tengah
Bengkulu
Kalimantan Barat
Sumatera Utara
Kalimantan Timur
Maluku Utara
Jawa Barat
Bali
Sulawesi Barat
Jawa Timur
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Aceh
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Utara
Indonesia
Sumatera Barat
DI Yogyakarta
Kalimantan Selatan
Kepulauan Riau
Jawa Tengah
Lampung
DKI Jakarta
Gorontalo
Sulawesi Selatan
Banten
Bangka Belitung
% Penduduk Usia > 15 Tahun dengan Risiko Kesehatan Jiwa yang
Mendapatkan Skrining
Target : 42.538.826 (90%) | Capaian: 9.528.594 (18,15%)
Tags