• Dhini Rizky Ananda 06021182328005
• Della Nata Priana 06021282328044
• Maryeta Saskia 06021282328041
• Mariska Yani Manurung 06021282328043 Anggota kelompok
Konsep bahan ajar dalam Al-Qur'an tidak hanya
mencakup ajaran-ajaran agama, tetapi juga
mencakup aspek moral, sosial, ekonomi, dan politik
yang relevan untuk diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari. Konsep Penulisan Bahan Ajar
berbasis Al-Qur’an
Konsep Penulisan Bahan Ajar
berbasis Al-Qur’an
1. Bahan Ajar Al-Qur’an (Versi Cetak)
a. Mushaf Al-Qur’an
b. Al-Qur’an Terjemah
c. Al-Qur’an Tafsir (Cetak Tafsir)
d. Buku/Modul Pembelajaran Qur’anJenis – Jenis Bahan Ajar berbasis Al-Qur’an
2. Bahan Ajar Berbasis Al-Qur’an (Versi Digital)
a. Aplikasi Al-Qur’an Digital
b. E-Book atau Modul Digital
c. Audio Murottal Online
d. Video & Multimedia Pembelajaran
e. Learning Management System (LMS) dan
Platform Online Jenis – Jenis Bahan Ajar berbasis Al-Qur’an
a. Minimnya pengetahuan mengenai isi
Al-Qur'an dan hadist
b. Tidak mengajukan pertanyaan saat
merasa bingung
c. Kesulitan dalam Membaca Al-Qur’anTantangan dalam penulisan Bahan Ajar
berbasis Al-Qur’an
a. Meningkatkan Motivasi dan Keterlibatan Siswa
b. Penguatan Karakter Religius dan Moral Siswa
c. Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI)
d. Mendukung Kurikulum Merdeka Belajar
e. Pembelajaran Holistik: Dunia dan Akhirat Peluang dalam penulisan Bahan Ajar
berbasis Al-Qur’an
Kelebihan dan kekurangan
Penulisan bahan ajar
berbasis Al-Qur’an?
Kelebihan dan kekurangan
Penulisan bahan ajar
berbasis Al-Qur’an?
1.Mengintegrasikan nilai religius dengan pembelajaran
2.Bahan ajar berbasis Al-Qur’an disusun dengan sistematis
sehingga memudahkan pemahaman siswa terhadap konsep-
konsep Al-Qur’an.
3.Bahan ajar yang bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya
menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga mencakup dimensi
i’tiqodiyah (keimanan), khuluqiyah (akhlak), dan ‘amaliyah
(perilaku). Kelebihan Penulisan bahan ajar
berbasis Al-Qur’an
1.Masih terlalu teoritis dan hafalan, Banyak bahan ajar berbasis
Al-Qur’an yang hanya menekankan pada kemampuan menghafal
ayat atau memahami tafsir secara tekstual.
2.Metode masih tradisional, Sebagian besar bahan ajar masih
disampaikan dengan cara lama, seperti ceramah, membaca,
atau mendengar penjelasan guru tanpa adanya ruang interaktif. Kekurangan Penulisan bahan ajar
berbasis Al-Qur’an
3. Guru/penyusun kurang kuasai media, Masalah lain yang sering
muncul adalah kurangnya kemampuan guru atau penyusun
bahan ajar dalam menggunakan media pembelajaran modern. Kekurangan Penulisan bahan ajar
berbasis Al-Qur’an