Prinsip Rasio dan Proporsi Dalam Perhitungan Farmasi Bahan Ajar Mata Kuliah Farmasi
Pendahuluan - Perhitungan akurat sangat penting dalam farmasi - Rasio & proporsi digunakan dalam dosis, pencampuran, dan formulasi - Kesalahan kecil dapat berakibat besar pada terapi pasien
Pengertian Rasio - Rasio adalah perbandingan antara dua bilangan - Ditulis sebagai a:b atau a/b - Contoh: 1 g obat dalam 100 mL larutan = rasio 1:100
Pengertian Proporsi - Proporsi adalah pernyataan bahwa dua rasio sama - Ditulis sebagai a:b = c:d - Contoh: 1:2 = 5:10
Perbedaan Rasio & Proporsi - Rasio: membandingkan dua nilai - Proporsi: menyatakan kesamaan dua rasio - Rasio → a:b, Proporsi → a:b = c:d
Aplikasi dalam Farmasi - Perhitungan dosis pasien berdasarkan berat badan - Pengenceran larutan (misal NaCl 10% → 0,9%) - Perbandingan bahan dalam formula resep
Contoh Soal 1 Dosis dewasa = 500 mg BB anak = 20 kg, BB dewasa = 70 kg Rasio: dosis anak : dosis dewasa = BB anak : BB dewasa X : 500 = 20 : 70 → X = (500 × 20) / 70 = 142,8 mg
Contoh Soal 2 Larutan KCl 15%, volume = 20 mL Ingin diencerkan menjadi 5% Menggunakan rumus C1V1 = C2V2 15 × 20 = 5 × V2 → V2 = 60 mL Tambahkan aquadest = 60 - 20 = 40 mL
Latihan Mandiri 1. Jika dosis dewasa 250 mg untuk 60 kg, berapa dosis anak 15 kg? 2. Berapa mL larutan 20% yang diperlukan untuk membuat 100 mL larutan 5%? 3. Dalam formula, perbandingan bahan A:B = 1:4. Jika A = 10 g, berapa B?
Kesimpulan - Rasio = perbandingan dua nilai - Proporsi = kesamaan dua rasio - Sangat penting dalam perhitungan farmasi - Aplikasi: dosis, pencampuran, pengenceran, formulasi