Protokol Analisis AMMI (Studi Kasus Uji Daya Hasil Multilokasi) Oleh: [Nama Penyaji] Institusi: [Nama Institusi] Tanggal: [Tanggal]
Pendahuluan Analisis stabilitas sangat penting dalam uji multilokasi. AMMI menggabungkan ANOVA (efek utama) dan PCA (interaksi). Digunakan untuk menentukan genotipe yang stabil dan berdaya hasil tinggi.
Konsep Dasar AMMI AMMI = Additive Main Effects + Multiplicative Interaction. Efek utama dianalisis dengan ANOVA. Interaksi genotipe x lingkungan (GxE) dianalisis dengan PCA.
Studi Kasus Data Uji Hasil 5 genotipe jagung diuji pada 4 lokasi. Data yield (t/ha) dikumpulkan dari setiap lokasi. Tujuan: identifikasi genotipe paling stabil.
Hasil ANOVA Efek genotipe signifikan (p<0.05). Efek lokasi signifikan (p<0.01). Interaksi genotipe x lokasi signifikan (p<0.01). → Analisis dilanjutkan dengan AMMI.
Hasil PCA Interaksi IPCA1 menjelaskan 62% variasi interaksi. IPCA2 menjelaskan 25% variasi interaksi. Total variasi dijelaskan oleh dua komponen = 87%.
Contoh Biplot AMMI (Ilustrasi)
Interpretasi Biplot G2 dan G5 memiliki hasil tinggi dan stabil. G3 memiliki hasil tinggi tetapi adaptif pada lokasi tertentu. G4 kurang stabil dan berdaya hasil rendah.
Kesimpulan Studi Kasus AMMI membantu mengidentifikasi genotipe stabil. G2 dan G5 direkomendasikan untuk uji lanjutan. Analisis ini meningkatkan efisiensi seleksi varietas.