herwinmauliatiningsi
0 views
14 slides
Oct 06, 2025
Slide 1 of 14
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
About This Presentation
Bantuan hidup dasar
Size: 948.03 KB
Language: none
Added: Oct 06, 2025
Slides: 14 pages
Slide Content
Rangkuman Materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Panduan AHA 2020/2021
Definisi BHD dan RJP BHD ( Bantuan Hidup Dasar): serangkaian tindakan awal yang bertujuan untuk mempertahankan fungsi vital korban. RJP ( Resusitasi Jantung Paru ): bagian dari BHD, dilakukan jika korban tidak sadar , tidak bernapas , dan tidak ada nadi .
Tujuan BHD Mempertahankan sirkulasi darah dan oksigen ke otak dan organ vital. Meningkatkan peluang bertahan hidup pada korban henti jantung . Mencegah kematian mendadak sebelum penanganan medis tersedia .
Langkah-Langkah BHD (Rantai Keselamatan) 1. Pastikan keamanan (scene safe). 2. Cek respons korban (panggil dan goyang bahu). 3. Aktifkan sistem bantuan darurat (118 / 112). 4. Cek napas dan nadi maksimal 10 detik. 5. Lanjutkan tindakan sesuai kondisi korban.
Tindakan Berdasarkan Pemeriksaan ❌ Napas ❌ Nadi → Lakukan RJP segera (30:2 dewasa / 15:2 anak dengan 2 penolong). ❌ Napas ✅ Nadi → Ventilasi: 1 napas tiap 5–6 detik (dewasa), 3–5 detik (anak). ✅ Napas ✅ Nadi → Pantau, posisikan aman, cek ulang berkala.
RJP Dewasa Rasio 30 kompresi : 2 napas. Kedalaman 5–6 cm. Kecepatan 100–120 kompresi / menit . Gunakan AED sesegera mungkin .
RJP Anak & Bayi Penolong 1: 30 : 2. Penolong 2: 15 : 2. Kedalaman ±5 cm ( anak ), ±4 cm ( bayi ). Teknik: anak ( tumit tangan ), bayi (2 jari / 2 ibu jari melingkar ).
Prinsip CAB & Hal Penting C – Circulation: Kompresi dulu . A – Airway: Buka jalan napas. B – Breathing: Berikan ventilasi . Gasping = tidak dianggap bernapas normal. Lakukan RJP meski ragu ada nadi .
Karakteristik Napas Gasping Gasping adalah napas tidak normal, seperti megap-megap . Tidak efektif untuk oksigenasi . Jika korban hanya gasping, tetap dianggap tidak bernapas normal → RJP segera !
Evaluasi Nadi dan Napas Periksa maksimal 10 detik . Dewasa dan anak >1 tahun : nadi karotis . Bayi: nadi brakialis atau femoralis . Jika ragu ada nadi → anggap tidak ada dan mulai RJP.
Prinsip Ventilasi Berikan 1 napas tiap 5–6 detik ( dewasa ), 3–5 detik ( anak ). Setiap napas harus cukup untuk mengangkat dinding dada. Hindari ventilasi berlebihan → bisa sebabkan distensi lambung dan muntah .
Penggunaan AED 1. Nyalakan AED. 2. Tempelkan pad pada dada korban. 3. Biarkan AED menganalisis irama . 4. Tekan SHOCK jika disarankan . 5. Lanjutkan RJP setelah shock atau jika tidak disarankan shock.
Pengenalan AED pada Anak Gunakan pad pediatrik jika tersedia . Pad dapat ditempatkan satu di dada depan , satu di punggung jika dada terlalu kecil . Jika tidak ada pad anak , gunakan pad dewasa ( lebih baik daripada tidak sama sekali ).
Kapan Menghentikan RJP Korban menunjukkan tanda kehidupan (ROSC). Penolong digantikan oleh tim medis . Penolong kelelahan secara fisik . Kondisi lingkungan membahayakan penolong . Penderita terdapat tanda kematian ( lebam mayat ) Keputusan dokter 30menit dilakukan RJP tdk ada respon