Rangkuman Materi
Basic Finance : Finance for Non Finance
Finance (keuangan) adalah seni dalam mengelola uang yang memengaruhi kehidupan setiap
orang atau organisasi. Mempelajari instrument keuangan, saham, obligasi, analisis risiko,
manajemen modal kerja dll.
Accounting (akuntansi) adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi, serta
menginterpretasikan aktivitas keuangan. Mempelajari audit, laporan keuangan, dan laporan
keberlanjutan.
Peran Manajemen Keuangan dan Bisnis:
1. Perencanaan/planning
Mengontrol alokasi kas
Meningkatkan produktifitas
Menjadi panduan operasional perusahaan
2. Alokasi dana /budgeting
Mengetahui sumber keuntungan
Menjadi pedomen kerja
Membantu dalam pengambilan keputusan
3. Pengendalian/controlling
Menjaga keuangan Perusahaan agar tetap sehat
Memastikan keuangan Perusahaan dengan akurat
Membantu penyusunan anggaran
4. Pemeriksaan/auditing
Membantu menemukan sumber dana
Membantu mencapai tujuan keuangan
Meningkatkan akuntabilitas dan kredibilitas
5. Laporan/reporting
Membantu dalam pengambilan Keputusan
Mengevaluasi kinerja Perusahaan
Membantu memperoleh investor
Berdasarkan definisi dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No 1 2003 :
1. Aset/aktiva adalah sumber daya yang dikuasai oleh Perusahaan sebagai akibat dari
peristiwa masa lalu di mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan
diperoleh Perusahaan
Aktiva lancar : kas/setara kas, piutang usaha, persediaan
Aktiva tetap berwujud : tanah, bangunan, kendaraan, peralatan.
Aktiva tetap tak berwujud : hak paten, lisensi
2. Utang atau liabilitas adalah kewajiban kini entitas yang timbul dari peristiwa masa lalu,
yang penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya entitas
yang mengandung manfaat ekonomi
Utang jangka pendek : utang dagang, utang bunga, utang pajak, utang sewa
Utang jangka panjang : utang bank, utang obligasi
3. Ekuitas adalah bagian hak pemilik dalam Perusahaan yaitu selisih antara asset dan
kewajiban yang ada
Modal : saham, penyertaan modal negara & Laba ditahan
Konsep nilai (value)
Nilai waktu uang (time value of money/TVM) adalah konsep yang menyatakan bahwa uang yang
kita miliki saat ini lebih bernilai dibandingkan jumlah uang yang sama di masa depan. Ini
disebabkan oleh potensi keuntungan dari investasi dan inflasi. Dengan kata lain, uang dapat
diinvestasikan untuk menghasilkan lebih banyak uang seiring berjalannya waktu, sehingga nilai
uang akan berubah tergantung pada kapan uang itu diterima atau dibayarkan.
Ada beberapa konsep terkait, seperti:
1. Bunga: Uang yang diinvestasikan akan menghasilkan bunga seiring waktu.
2. Inflasi: Nilai uang dapat berkurang karena inflasi, sehingga uang yang sama akan
memiliki daya beli lebih rendah di masa depan.
3. Diskonto: Menghitung nilai sekarang dari sejumlah uang yang akan diterima di masa
depan.
Secara umum untuk (n) periode waktu dan (i) rate interest per period, maka persamaan nilai nya
adalah sbb :
Financial ratio, atau rasio keuangan, adalah alat analisis yang digunakan untuk mengevaluasi
kinerja keuangan sebuah perusahaan. Rasio ini menghubungkan berbagai informasi keuangan
dari laporan keuangan, seperti neraca dan laporan laba rugi, untuk memberikan wawasan
tentang aspek tertentu dari kesehatan dan kinerja perusahaan.
Manfaat menggunakan ratio keuangan :
1. Mempermudah evaluasi keuangan
2. Menyederhanakan laporan keuangan yang rumit
3. Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan keuangan Perusahaan
4. Membantu mengawasi sekaligus memantau perkembangan usaha yang dilakukan
Perusahaan dalam beberapa waktu tertentu
5. Memberikan Gambaran teantang Sejarah Perusahaan dan penilaian Perusahaan
terhadap suatu keadaan tertentu
6. Memberikan Gambaran kepada kreditor atau investor mengenai posisi keuangan
Perusahaan dari suatu period eke periode lainnya guna membantu investor menentukan
investasi yang paling baik
7. Membantu untuk membuat pertimbangan, keputusan, maupun prediksi untuk Langkah
ke depannya berdasarkan pencapaian Perusahaan dan prospek yang ingin dituju
selanjutnya
Beberapa contoh rasio keuangan adalah sbb :
1. Rasio likuiditas
Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Rasio
antara asset lancar dengan utang lancar, contoh: Current Ratio, Quick Ratio.
2. Rasio profitabilitas
Menilai kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba. Contoh: Gross Profit Margin,
Net Profit Margin, Return on Equity (ROE).
3. Rasio leverage
Mengukur seberapa besar perusahaan mengandalkan utang untuk mendanai asetnya.
Contoh: Debt to Equity Ratio, Interest Coverage Ratio
4. Rasio pasar
Menunjukkan nilai Perusahaan secara relative pada nilai buku Perusahaan. Rasio untuk
mengukur nilai saham dan lazim digunakan di pasar modal.
5. Rasio aktivitas
Mengukur efektifitas dan efisiensi Perusahaan dalam memanfaatkan harta yang dimiliki.
Contoh rasio piutang.
Rangkuman Analisais rasio keuangan dalam table berikut
Untuk menentukan kelayakan proposal investasi, kita dapat menggunaka beberapa alat analisis
seperti :
a. Discounted cash flow methods, seperti : Net present value, internal rate ratio,
profitability index )benefit cost ratio)
b. Non-discounted cash flow methods, seperti accountinf rate of return, payback period,
economic value added
Payback method atau metode pengembalian yaitu berapa lama waktu yang diperkukan suatu
proyek untuk menutup biaya awal dari penerimaan kas yang dihasilkan.
Net present value, membandingkan nilai sekarang dari arus kas masuk suatu proyek dengan
nilai sekarang dari arus kas keluarnya.
Indeks profitabilitas (PI) adalah rasio biaya-manfaat yang sama dengan nilai sekarang arus kas
masa depan suatu invetasi dibagi denganbiaya awalnya. Kriteria Keputusan PI : jika PI lebih
besar dari 1 maka NPV nya positif dan investasi tersebut dapat diterima.
Internal rate of return (IRR) adalah Tingkat pengembalian yang dijanjikan oleh suatu proyek
investasi selama masa manfaatnya.
Pertanyaan-pertanyaan
1. Bagaimana membaca laporan keuangan suatu Perusahaan secara cepat untuk
menentukan apakah Perusahaan tsb bagus atau tidak? Dan apa saja poin yabf harus
dilihat secara detail jika ingin mengetahui lebih rinci mengenai laporan keuangan
perusaan tsb?
2. Mengapa ada barang/material yang nilai nya turun/naik/cenderung tetap terhadap
waktu?
3. Bagaimana memperhitungkan tingkat inflasi dan suku unga bang Indonesia/bank dunia
dalam menganalisis suatu proyek investasi?