Alat permainan edukatif untuk anak yangb

alfinarohmatin8 8 views 7 slides Aug 29, 2025
Slide 1
Slide 1 of 7
Slide 1
1
Slide 2
2
Slide 3
3
Slide 4
4
Slide 5
5
Slide 6
6
Slide 7
7

About This Presentation

Alat permainan edukatif untuk anakyang berkebituhan khusus


Slide Content

alat permainan edukatif untuk
anak yang berkebutuhan
khusus
Dosen pengampu:
Robiatul Adawiyah ,M.pd.
Nama : Lailia Alfina Rohmatin
nim : 2023143260388
prodi : pgmi smt 2

Pengertian anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah individu yang
memiliki karakteristik fisik, intelektual, dan emosional yang
berbeda dari individu lainnya yang dipandang normal oleh
masyarakat. Mereka dapat memiliki hambatan fisik, intelektual,
emosional, atau sosial yang memerlukan penanganan khusus
untuk mengoptimalkan potensi mereka. ABK termasuk anak
dengan gangguan komunikasi, gangguan perilaku, gangguan
kesehatan, dan anak berbakat dengan inteligensi tinggi. Mereka
memerlukan pendidikan dan layanan khusus untuk mencapai
kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan
Pengertian anak berkebutuhan
khusus

• Tunagrahita: Anak yang memiliki gangguan perkembangan mental, intelektual, dan sosial, sehingga perkembangan mereka
lebih rendah dibandingkan anak normal.
• Tunanetra: Anak yang memiliki gangguan penglihatan, baik sebagian atau total, sehingga memerlukan pendidikan khusus.
• Tunarungu: Anak yang memiliki gangguan pendengaran, baik sebagian atau total, sehingga memerlukan komunikasi
menggunakan bahasa isyarat.
• Tunawicara: Anak yang memiliki gangguan komunikasi, seperti autisme.
• Tunadaksa: Anak yang memiliki gangguan fisik, seperti cacat motorik.
• Tunalaras: Anak yang memiliki gangguan emosional dan perilaku.
• Kesulitan Belajar: Anak yang memiliki kesulitan dalam belajar dan memahami suatu masalah.
• Hiperaktif: Anak yang memiliki gangguan pemusatan perhatian dan lebih aktif dari anak normal.
• Autistik: Anak yang memiliki gangguan perkembangan sosial, komunikasi, dan perilaku.
• Gangguan Kesehatan: Anak yang memiliki gangguan kesehatan yang berpengaruh pada proses pertumbuhan dan
perkembangannya
Jenis-jenis anak berkebutuhan khusus
Jenis-jenis anak berkebutuhan khusus (ABK

Bentuk pendidikan anak berkebutuhan khusus
Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus
(ABK)
memiliki beberapa bentuk yang berbeda-beda. Berikut beberapa contoh:
• Pendidikan Luar Biasa (PLB): Pendidikan khusus yang diberikan kepada anak yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual,
dan/atau sosial.
• Pendidikan Khusus: Pendidikan yang diberikan kepada anak yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.
• Pendidikan Inklusi: Pendidikan yang dilakukan dalam lingkungan sekolah inklusi, di mana anak berkebutuhan khusus belajar bersama anak
normal.
• Pendidikan Terapi: Pendidikan yang dilakukan dalam bentuk terapi, seperti terapi bicara, fisioterapi, dan terapi pendukung lainnya.
• Pendidikan Individual: Pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu anak berkebutuhan khusus.
• Pendidikan Berbasis Teknologi: Pendidikan yang menggunakan teknologi untuk membantu anak berkebutuhan khusus dalam belajar.
• Pendidikan Berbasis Terapi: Pendidikan yang dilakukan dalam bentuk terapi, seperti terapi bicara, fisioterapi, dan terapi pendukung lainnya.
• Pendidikan Berbasis Keterampilan Sosial: Pendidikan yang membantu anak berkebutuhan khusus dalam meningkatkan keterampilan
sosialnya.
• Pendidikan Berbasis Inklusif: Pendidikan yang dilakukan dalam lingkungan sekolah inklusi, di mana anak berkebutuhan khusus belajar
bersama anak normal.
• Pendidikan Berbasis Komunikasi: Pendidikan yang membantu anak berkebutuhan khusus dalam meningkatkan kemampuan
komunikasinya.

Alat permainan edukatif (APE) memiliki manfaat yang sangat penting bagi anak-anak berkebutuhan
khusus (ABK). Berikut beberapa manfaatnya:
• Membangun Bonding: Mainan menjadi daya tarik bagi anak-anak, membantu mereka berinteraksi dan
meningkatkan bonding dengan guru dan teman sekelas.
• Meningkatkan Aktivitas Motorik: APE membantu meningkatkan aktivitas motorik, seperti gerak tubuh
dan mimik wajah, yang penting untuk perkembangan kognitif dan sosial.
• Mengoptimalkan Proses Pembelajaran: APE memungkinkan guru untuk mengadaptasi materi
pembelajaran dengan kebutuhan dan karakteristik ABK, seperti modalitas belajar visual, auditori, dan
kinestetik.
• Meningkatkan Keterampilan Kognitif: Mainan puzzle, misalnya, membantu meningkatkan keterampilan
kognitif seperti berpikir kritis dan meningkatkan kesadaran.
• Meningkatkan Interaksi Sosial: APE membantu meningkatkan interaksi sosial dan komunikasi dengan
orang lain, penting bagi ABK untuk beradaptasi dengan masyarakat.
Manfaat alat permainan edukatif bagianak
berkebutuhan khusus

Berikut beberapa contoh alat permainan edukatif yang sangat berguna bagi anak-anak berkebutuhan
khusus:
• Mainan Sensory Board: Alat ini membantu anak-anak berkebutuhan khusus mengembangkan
keterampilan sensorimotor dan kognitif melalui berbagai bahan yang berbeda seperti tekstur, warna,
dan suara.
• Puzzle: Mainan puzzle membantu meningkatkan keterampilan kognitif seperti berpikir kritis dan
meningkatkan kesadaran, serta melatih anak berpikir secara kreatif.
• Alat Main Eksplorasi: Alat ini membantu anak-anak berkebutuhan khusus mengembangkan
keterampilan fisik dan kognitif melalui berbagai permainan yang menstimulasi pengenalan dan
pengetahuan.
• Mainan Musik: Mainan musik membantu meningkatkan keterampilan kognitif dan motorik anak-anak
berkebutuhan khusus melalui berbagai alat musik yang dapat digunakan secara interaktif.
• Alat Main Berbasis Teknologi: Alat ini membantu meningkatkan keterampilan kognitif dan motorik anak-
anak berkebutuhan khusus melalui berbagai permainan yang dapat diakses melalui perangkat teknologi
seperti tablet dan komputer.
Contoh alat permainan edukatif untuk anak
berkebutuh

Terima Kasih
Tags