Menurut Cresswell (2009) dalam (Kusumastuti, 2020) metode penelitian kuantitatif merupakan metode-metode untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antar variabel. 4 4
Karakteristik metode penelitian kuantitatif Penelitian kuantitatif disebut juga penelitian rasionalistik, fungsional, positivisme, dan penelitian dengan pola pencarian kebenaran dari luar. M engisolasi variabel-variabel dan kemudian menghubungkannya dalam hipotesis. Selanjutnya menguji hipotesis itu dengan data yang dikumpulkan Menuntut jawaban yang pasti, jelas, dan tidak ambigu Dalam penulisan laporan hasil penelitian kuantitatif, lazimnya bermain dengan tabel-tabel data, analisis statistik dan grafik . 5
Pemilihan rancangan atau desain Rancangan penelitian kuantitatif berangkat dari telaah teori yang kemudian memunculkan hipotesis untuk selanjutnya di uji secara empirik. Dengan demikian, rancangan dalam penelitian kuantitatif berbasis pada paradigma pengujian konsep secara empiris, 6
Termasuk kedalam jenis rancangan penelitian kuantitatif ini adalah penelitian deskriptif dan eksperimen 7 2
Rancangan penelitian deskriptif Penelitian deskriptif termasuk ke dalam jenis penelitian sosial, termasuk dalam meneliti fenomena yang terjadi dalam kehidupan manusia. 8
Judul penelitian Judul penelitian dalam rancangan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan survey, umumnya menggambarkan hubungan antar dua atau lebihvariabel, dengan subyek penelitian atau wilayah penelitian bersifat umum. 9
Latar Belakang Penelitian Latar belakang penelitian menggambarkan, hal-hal yang melatarbelakangi diangkatnya permasalahan dalam penelitian. Dalam paparan latar belakang, minimal menjelaskan tiga poin utama, yaitu: Paparan normatif, paparan yang menggambarkan objek, dan paparan menegmenegaskan adanya kesenjangan yang diteliti. 10
Rumusan Masalah Masalah yang diteliti, bisa bersumber dari keragu-raguan atas konsep yang dipelajari dari berbagai kejian pustaka, atau boleh juga berangkat dari hasil studi pendahuluan atau telaah lapangan 11
Pertanyaan Penelitian atau Hipotesis Penelitian 12
1. Desain deskriptif Desain ini dipakai pada penelitian yang membutuhkan informasi pada bidang tertentu dalam jumlah banyak melalui penggambaran fenomena atau kejadian secara alamiah. Ciri- Ciri: Menjelaskan variabel sesuai tujuan penelitian, tidak bertujuan mencari sebab-akibat, bisa dipakai kuantitatif dan kualitatif, pengumpulan data dengan observasi Desain Non Eksperimen 13
2. Desain kolerasional Bertujuan mendeskripsikan hubungan antar vvariabel yang ada. Ciri-Ciri: tidak dapat manipulasi terhadap variabel, hubungan antar variabel yang diperoleh tidak mengindikasi sebab akibat. Desain Non Eksperimen 14
3. Desain Kompratif penelitian komparatif adalah penelitian diarahkan untuk menyelidiki hubungan sebab akibat . Perbedaan desain komperatif; 1) Desain Penelitian Kohort Pada desain penelitian kohort menggunakan pendekatan waktu secara longitudinal / time period approach. 2) Desain Penelitian Kasus Kontrol (Case Control) Desain penelitian kasus kontrol ini menjadi kebalikan dari desain penelitian kohort. Pada desai penelitian kasus kontrol peneliti melakukan pengukuran pada varaibel terkait terlebih dahulu. Desain Non Eksperimen 15
Jenis Desain Penelitian Desain Studi Eksperimental Menurut Swarjana (2012) experimental design atau desain eksperimental termasuk penelitian dengan desain kuantitatif yang menghasilkan bukti tentang hubungan sebab dan akibat diantara variable-variabel penelitian 16
Terdapat tiga pembagian yang paling banyak dijumpai terkait dengan desain penelitian eksperimen 18 2. Quasi eksperimental desain 1. Pra Eksperimental Desain 3. True experimental design atau desain penelitian sungguhan
Pra Eksperimental Penelitian pra eksperimental desain merupakan salah satu bentuk desain eksperimen yang belum sempurna . Tidak ada variabel control Sampel tidak diambil secara random 19
Quasi Eksperimental ( Semu ) Penelitian eksperimen semu merupakan penelitian eksperimental yang memberikan intervensi tetapi tanpa randomisasi dalam pemilahan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol . 20
True Experimental Design Penelitian yang memberikan manipulasi terhadap variabel independen , melakukan randomisasi untuk melakukan sampel penelitian , serta terdapat dua atau lebih kelompok sampel . 21