Materi Pembekalan Calon Penatua & Diaken KLASIS KENDARI – KONAWE UTARA PERIODE 2025 - 2030
SPRITUALITAS : MOTIVASI DAN KOMITMEN DALAM PELAYANAN SEBAGAI PENATUA DAN DIAKEN Oleh : Pdt . Hermin Suba,S.Th
SPRITUALITAS APA ITU SPRITUALITAS ????? Kata spiritualitas berasal dari bahasa Latin, yaitu kata spiritus , yang berarti " roh " atau " nafas ." Spiritus sendiri berakar pada kata spirare yang berarti " bernafas " atau " menghembuskan nafas ," yang menunjukkan hubungan antara kehidupan roh dengan nafas hidup yang diberikan Tuhan . Dalam Alkitab “Spirit” dihubungkan dengan kata “ Ruakh ” ( bahasa Ibrani ) dan “ Pneuma ” ( Yunani ) yang berarti “ nafas atau angin yang mengerakan dan menghidupkan yang juga diartikan sebagai Roh .
SPRITUALITAS DALAM PANGGILAN SEBAGAI PENATUA DAN DIAKEN Spritualitas dalam panggilan sebagai Penatua dan Diaken adalah unsur yang sangat penting dalam pelayanan gereja . Panggilan menjadi penatua dan diaken merupakan panggilan rohani yang tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif atau fungsional , tetapi juga kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus, yang mencerminkan iman yang hidup dan setia kepada Tuhan .
SPRITUALITAS PENATUA DAN DIAKEN 1. BERDOA DAN MENDEKATKAN DIRI PADA TUHAN Lukas 6 : 12 " Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam – malaman Ia berdoa kepada Allah .“ Kisah Para Rasul 6 : 4 “ dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman ”
2. MENGAJAR DAN MENYAMPAIKAN FIRMAN TUHAN I Timotius 3 : 2 " Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat , suami dari satu istri , dapat menahan diri , bijaksana , sopan , suka memberi tumpangan , cakap mengajar orang “ I Timotius 3:8-9 “ Demikian juga diaken-diaken haruslah orang terhormat , jangan bercabang lidah , jangan penggemar anggur , jangan serakah , melainkan orang yang memelihara rahasia iman dalam hati nurani yang suci ” Titus 1 : 9 “ dan berpegang kepada perkataan yang benar , yang sesuai dengan ajaran yang sehat , supaya ia sanggup menasehati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya ”
3. BERINTEGRITAS DAN HIDUP KUDUS I Timotius 3 : 2 – 7 Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat , suami dari satu isteri , dapat menahan diri , bijaksana , sopan , suka memberi tumpangan , cakap mengajar orang, 3:3 Bukan peminum , bukan pemarah melainkan peramah , pendamai , bukan hamba uang , 3:4 Seorang kepala keluarga yang baik , disegani dan dihormati oleh anak-anaknya . Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri , bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah? 3:6 Janganlah ia seorang yang baru bertobat , agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman Iblis . 3:7 Hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat , agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis . I Petrus 5 : 3 " janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu , tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu ”
4. KERENDAHAN HATI DAN KASIH YANG TULUS Markus 10:43-45 " Tidaklah demikian diantara kamu . Barangsiapa ingin menjadi besar dianatar kamu , hendaklah ia menjadi pelayanmu , dan barangsiapa ingin menjadi yang terkumuka diantara kamu , hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya . Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani , melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Yohanes 13:34-35 " Aku memberi perintah baru kepadamu , yaitu supaya kamu saling mengasihi . Sebagaimana Aku telah mengasihi kamu , kamu juga harus saling mengasihi . Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid - murid -Ku, yaitu jika kamu saling mengasihi ." Filipi 2 : 3 – 4 “ dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia . Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri ; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri , tetapi kepentingan orang lain juga ”. I Timotius 3 : 2 “ Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat , suami dari satu istri , dapat menahan diri , bijaksana , sopan , suka memberi tumpangan , cakap mengajar orang "
5. DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS - Kisah Para Rasul 6 : 3 “ Karena itu , saudara-saudara , pilihlah tujuh orang dari antaramu , yang terkenal baik , dan yang penuh Roh dan hikmat , supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu ”. Kisah Para Rasul 20:28 " karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan , karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah AnakNya sendiri ”.
6. MENJAGA KEUTUHAN JEMAAT Efesus 4:3 - 6 " Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera ; satu tubuh , dan satu Roh , sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu , satu Tuhan , satu iman , satu baptisan , satu Allah dan Bapa dari semua , Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua “. 7. KESETIAAN DALAM MEMBERITAKAN INJIL - 2 Timotius 4:2 " Beritakanlah firman , siap sedialah baik atau tidak baik waktunya , nyatakanlah apa yang salah , tegorlah dan nasihatilah , dengan segala kesabaran dan pengajaran ."
Kisah Para Rasul 6:8 “ Dan Stefanus yang penuh dengan karunia dan kuasa , mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak “ Kisah Para Rasul 8:4-40 …………….. “ Filipus adalah seorang diaken yang juga menunjukkan spritualitas dalam pemanggilan sebagai pemberita Injil dan mengenapi panggilan Tuhan . Dan ini menunjukkan bahwa pelayanan diaken juga melibatkan aspek rohani yang lebih dalam , yaitu membawa orang kepada Kristus .
MOTIVASI & KOMITMEN DALAM P ELAYAN an
A. PENGERTIAN MOTIVASI Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Motivasi adalah “ dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu . Atau usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya .
Motivasi D alam Kekristenan Motivasi dalam pelayanan menurut ajaran Kekristenan adalah dorongan batin yang mendorong seseorang untuk melayani Tuhan dan sesama . Dalam konteks Kekristenan , motivasi ini seringkali didasarkan pada ajaran Alkitab , teladan Yesus Kristus , dan dorongan dari Roh Kudus .
Ajaran Alkitab Matius 20:28 " Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani , melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. " Filipi 2:3-4, “ d engan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia . Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri . " I Petrus 4:10, " Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah."
Teladan Yesus Kristus Yesus Kristus adalah model utama dalam pelayanan . Selama hidup-Nya di dunia , Yesus selalu melayani orang lain dengan penuh kasih , belas kasihan , dan kerendahan hati . Dia menyembuhkan yang sakit , memberi makan yang lapar , dan mengajar kebenaran Allah. Yesus menunjukkan bahwa pelayanan sejati adalah tentang memberi diri sendiri untuk kepentingan orang lain, bahkan sampai mengorbankan nyawa-Nya di kayu salib .
Dorongan dari Roh Kudus Dalam Kekristenan , Roh Kudus berperan penting dalam memberi motivasi dan kekuatan untuk melayani . Roh Kudus memberi karunia rohani kepada setiap orang percaya untuk digunakan dalam pelayanan (1 Korintus 12). Selain itu , Roh Kudus juga memberikan buah-buah Roh seperti kasih , sukacita , dan kesabaran yang sangat penting dalam pelayanan (Galatia 5:22-23).
Kasih adalah motivasi utama dalam pelayanan Kristen. Yesus mengajarkan bahwa hukum yang terutama adalah mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama ( Matius 22:37-39). Kasih kepada Tuhan diwujudkan dalam ketaatan dan pelayanan kepada-Nya , sementara kasih kepada sesama diwujudkan dalam tindakan nyata yang memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan orang lain. Kasih sebagai Motivasi Utama
Salah satu motivasi terbesar dalam pelayanan adalah menggenapi Amanat Agung yang diberikan Yesus sebelum naik ke surga . Dalam Matius 28:19-20, Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk pergi dan menjadikan semua bangsa murid-Nya , membaptis mereka , dan mengajar mereka untuk menaati segala sesuatu yang telah Dia perintahkan . Pelayanan adalah cara untuk menyebarkan Injil dan membawa lebih banyak orang datang kepada keselamatan dalam Kristus . Menggenapi Amanat Agung
Dalam pelayanan , orang Kristen tidak mencari pujian atau penghargaan dari manusia , melainkan kepuasan dan penghargaan dari Allah. Alkitab mengajarkan bahwa Allah melihat hati dan motivasi di balik pelayanan kita . Dia akan memberi upah kepada mereka yang melayani dengan tulus dan setia ( Kolose 3:23-24). Kepuasan dan Penghargaan dari Allah
Mengapa Melayani? Kalau pertanyaan ini diarahkan kepada kita, apa jawaban kita? Karena ingin aktif di gereja atau di persekutuan. Karena ingin memanfaatkan talenta untuk pekerjaan Tuhan. Atau mungkin ada alasan yang lainnya.
Memutuskan terlibat dalam suatu pelayanan memang mudah, tapi tidak mudah untuk tetap terus melayani. Mengapa? ......
Karena setelah memulai pelayanan kita akan menghadapi berbagai ujian dalam pelayanan. Hubungan dengan sesama pelayan, kelelahan karena beratnya pelayanan dan lainnya.
Namun, satu hal yang paling sering membuat kita jatuh adalah motivasi ingin dipuji dan diperhatikan. Ketika kita tidak lagi dilihat atau diperhatikan, motivasi melayani jatuh dan kita bisa berhenti dari pelayanan.
Motivasi Melayani yang Benar
Motivasi melayani yang benar adalah ucapan syukur karena kasih dan keselamatan yang telah Allah limpahkan dalam kehidupan kita. Sebab hanya dengan motivasi demikianlah kita bisa mengatasi tantangan dan kesulitan dalam pelayanan.
Saat kita menerima tugas pelayanan dengan motivasi melayani yang baik, Tuhan juga akan melengkapi kita dengan karunia-karunia rohani. Tujuannya adalah supaya setiap kita yang melayani dapat bekerja dengan semaksimal mungkin dan bagi kemuliaan Allah.
Ayat Firman Tuhan Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Roma 12:4-8.
Ayat Firman Tuhan Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Dialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin. 1 Petrus 4:11
Ayat Firman Tuhan Juga Ayat Alkitab lainnya, seperti: 1 Korintus 12:6-11; 27-31 Efesus 4:7-13
KOMITMEN DALAM MELAYANI Lukas 14 : 25 - 35
B. Komitmen D alam Kekristenan Komitmen dalam pelayanan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan seorang Kristen. Pelayanan bukan hanya tentang melakukan tugas atau pekerjaan tertentu dalam gereja atau komunitas , tetapi tentang memberikan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan sesama dengan motivasi yang murni dan hati yang penuh kasih
Komitmen pelayanan dalam konteks Kekristenan berarti tekad yang kuat untuk melayani Tuhan dan sesama dengan setia , penuh dedikasi , dan tanpa pamrih . Komitmen ini mencakup kesediaan untuk mengorbankan waktu , tenaga , dan sumber daya demi kepentingan orang lain dan demi kemuliaan Tuhan .
Komitmen D alam Pelayanan Berakar Dalam Ajaran Alkitab Roma 12:1, " Karena itu , saudara-saudara , demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu , supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup , yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati . "
I Korintus 15:58, " Karena itu , saudara-saudaraku yang kekasih , berdirilah teguh , jangan goyah , dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan ! Sebab kamu tahu , bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia ." Kolose 3:23-24, " Apapun juga yang kamu perbuat , perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia . Kamu tahu bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah . Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya ."
Elemen-Elemen Komitmen Dalam Pelayanan Kasih sebagai Motivasi Utama Kerendahan Hati Kesetiaan dan Ketekunan Pengorbanan
REFLEKSI DIRI 1. Apakah Anda pernah atau sedang menghadapi tantangan yang menguji komitmen pelayanan Anda saat ini? Hal apa yang harus Anda lakukan? 2. Bagaimana cara Anda memelihara komitmen pelayanan Anda?
GIAT AGAR TETAP BERKOMITMEN DALAM PELAYANAN Berdoa dan Mendekatkan Diri kepada Tuhan Mengenali Panggilan dan Karunia Menetapkan Tujuan dan Rencana Membangun Komunitas yang Mendukung Meningkatkan Kapasitas dan Kompetensi
GIAT AGAR TETAP BERKOMITMEN DALAM PELAYANAN Menghadapi Tantangan dengan Sabar Mengevaluasi dan Merefleksi Menghindari Kelelahan Mengembangkan Sikap Syukur Mengingat Tujuan Akhir